PT Lima Satu Merdeka Menjamin Lembata Tidak Akan Alami Krisis Oksigen
·waktu baca 2 menit

LEWOLEBA - Direktur PT. Lima Satu (51) Merdeka, Michael Tan memastikan mesin produksi oksigen miliknya mampu menjamin kebutuhan oksigen untuk seluruh rumah sakit di daerah itu.
Selain menjamin, Michael juga memastikan bahwa mesin produksi oksigen miliknya sanggup menghasilkan 60 tabung oksigen dalam sehari.
"Mesin baru dari Surabaya, satu hari 60 tabung. Stok untuk RSUD Lewoleba, RS Bukit, RS Damian dan semua puskesmas setiap harinya aman, tidak krisis," ungkap Michael Tan kepada wartawan di Kantor Bupati Lembata, Jumat (30/7).
Menurutnya, selama ini pihak RSUD Lewoleba, RS Bukit dan RS Damian membeli oksigen dari Larantuka lantaran mesin produksi oksigen milik RSUD Lewoleba rusak.
Sehingga, papar Michael, pihaknya mendatangkan mesin baru dengan kapasitas produksi 24 jam dan mampu menghasilkan 60 tabung dalam sehari.
"Untuk pengisian tabung oksigen, saat ini kami fokus melayani rumah sakit-rumah sakit dan puskesmas, terlebih pasien COVID-19, baik Isoman maupun di rumah sakit," terang Michael Tan.
Selama ini, permintaan kebutuhan oksigen di masing-masing Rumah Sakit, masih sangat bisa dipenuhi oleh pihak PT Lima Satu, sebagai penyedia.
"Selama ini kita penuhi permintaan oksigen. Jadi sekali lagi stok oksigen kita aman," pungkas Michael Tan.
Sementara itu, Pemda Lembata sendiri mau membeli mesin produksi oksigen dan akan dimanfaatkan untuk semua pusat pelayanan kesehatan.
Akan tetapi, Pemda sendiri masih harus melakukan berbagai penyesuaian anggaran mengingat APBD Lembata 2021 sudah disahkan.
"Mesin yang bagus itu produk dari Jerman, itu minimal 8 miliar baru bisa beli," kata Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali kepada wartawan, Jumat (30/7).
Melihat persediaan oksigen dari pihak Lima Satu yang memadai, Sekda Paskalis Tapobali berharap agar lonjakan orang yang sakit karena COVID-19 bisa ditekan.
"Total ada 241 tabung oksigen besar di semua unit pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta, seperti RSUD Lewoleba, ESD amian, RS Bukit, termasuk di Puskesmas dan tambah Lima Satu punya ada 100 tabung," jelas Paskalis Tapobali.
