Konten Media Partner

Rusun Ne'e, Rote Ndao di NTT Dipersiapkan Khusus untuk Pasien Terkait COVID-19

florespediaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rusun Ne'e, tempat karantina penanganan corona di Kabupaten Rote Ndao. Foto: Istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Rusun Ne'e, tempat karantina penanganan corona di Kabupaten Rote Ndao. Foto: Istimewa.

ROTE NDAO- Pemkab Rote Ndao membuat Rumah Susun (Rusun) Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, di NTT sebagai lokasi khusus untuk penanganan pasien COVID-19. Saat ini ada 28 orang yang diisolasi di rusun ini.

Demikian rilis Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao yang ditandatangani Kepala Bagian Umum, Humas, dan Protokol Setda Rote Ndao Handryans Bessie, yang diterima media ini, Minggu (12/4/2020) malam.

Dalam rilis tersebut, juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Rote Ndao, Widyanto P. Adhy, menjelaskan 28 orang tersebut terdiri dari 2 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diumumkan positif sesuai hasil rapid test, 3 ODP yang hasil rapid test nya negatif, 4 orang yang melakukan kontak erat dengan ODP, dan 19 Orang dari Area Risiko (OAR).

"Saat ini 28 orang yang dikarantina di Rusun Ne'e tersebut, kondisi klinisnya terus dipantau dan dilakukan tindakan medis sesuai protokol penanganan yang ditetapkan Gugus Tugas. Diharapkan dengan penanganan yang dilakukan para medis Gugus Tugas Covid-19 Rote Ndao, kondisi kesehatan mereka terus membaik," katanya.

Terkait keluarga dan kerabat serumah dari dua ODP yang diumumkan hasil rapid tesnya positif, kata Adhy, Gugus Tugas telah melokalisir risiko penyebaran oleh dua ODP tersebut dengan melakukan karantina para kerabat tersebut di Rusun Ne'e agar kondisi mereka juga bisa teratur dipantau oleh tenaga medis, sehingga dapat diambil tindakan medis lebih cepat.

Ia menjelaskan, keluarga dan kerabat dari 2 ODP positif hasil rapid test tersebut berjumlah 4 orang, yakni 2 orang berstatus KT dan 2 orang telah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif.

"Jadi empat orang yang melakukan kontak dengan 2 ODP positif rapid test tersebut, 2 orang telah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif, sementara 2 orang berstatus KT. Semuanya masih dalam kondisi aman sesuai pemantauan tim medis Gugus Tugas,"katanya.

Adhy menambahkan, update hingga pukul 18.00 WITA, Orang Yang diperiksa di Rumah (ODR) berjumlah 536 orang, yang terdiri dari Orang dari Area Risiko (OAR) 331 orang, Kontak Risiko Rendah (KR) 182 orang, Kontak Risiko Tinggi (KT) 23 orang. ODP komulatif berjumlah 47 orang, dengan rincian 38 dinyatakan sembuh (selesai pemantauan) dan sisanya masih dalam pemantauan termasuk 2 positif dan 3 negatif di Rusun Ne'e.

Sementara yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), suspect, maupun positif Corona belum ada.

****

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!