Sedang Berbelanja, Seorang Pemuda di Sikka Ditebas Benda Tajam oleh Pemilik Kios
·waktu baca 3 menit

MAUMERE - Seorang pemuda yang belum diketahui namanya menjadi korban pemotongan yang terjadi di dekat jembatan Nangameting, Kelurahan Wairotang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, pada Minggu (6/2) sekitar pukul 03.30 WITA dini hari.
Pantauan media ini, tampak aparat Kepolisian Resor (Polres) Sikka sedang berjaga di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan saksi mata yang diwawancarai media ini, kejadian tersebut bermula dari korban datang membeli minuman beralkohol dan makanan di kios yang buka 24 jam.
"Kami juga hanya dengar penjaga kios itu teriak perampok, jadi kami juga lari keluar, itu nong (red: korban) sudah di tengah jalan sana, dia punya motor terbanting disini. Kami juga tidak tahu kalau dia kena potong, kami berdiri sampai satu jam, dia duduk, kakinya selonjor ke jalan sambil teriak minta tolong, kami tidak tahu kalau dia kena potong," ujar saksi mata yang enggan menyebutkan namanya yang tempat usahanya berada tepat di samping TKP.
Disebutkan bahwa pemuda yang diketahui warga Jalan Brai, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur ini sering berbelanja di kios yang menurut informasi yang dihimpun media ini warga Makassar.
"Itu nong sampai bilang, Daeng, kau tidak kenal saya kah, saya tiap hari belanja di kau punya kios tapi dia tidak omong, dia panggil kami tapi dia tidak omong tolong antar dia ke rumah sakit kah apa dia punya kaki kena potong, dia omong baik, kami tolong dia, kami juga panik itu penjaga kios teriak perampok," lanjutnya.
Setelah satu jam kemudian, tambahnya, ada seorang warga yang juga berbelanja di kios itu sempat melihat pemuda tersebut dan ia mengenalinya.
Lanjut saksi mata, pemuda itu kemudian meminta tolong untuk diantar ke rumah sakit.
Luka yang dialami pemuda tersebut menurut saksi mata cukup serius pada bagian kaki kiri.
Cerita awal berdasarkan keterangan saksi mata yang diperoleh dari korban, bahwa kejadian bermula ketika pemuda itu datang ke kios untuk membeli minuman beralkohol dan sejumlah makanan.
"Nong ini mabuk, mereka duduk minum dimana mungkin, datang beli bir dengan kacang, tapi penjaganya ini lupa isi kacang, jadi dia datang lagi. Terus mereka dua ini bertengkar, mungkin penjaga ini tidak percaya dia atau bagaimana, tiba-tiba kami dengar teriak perampok empat kali, jadi kami langsung lari keluar, pas kami keluar dia sudah kena potong," ujar ibu yang akhirnya sempat mendekati korban dan ternyata mengenali korban.
Menurut keterangan saksi mata tersebut bahwa korban dikenal pendiam.
Setelah melakukan penganiayaan, pelaku langsung melarikan diri. Teman-teman pemuda yang menjadi korban pemotongan kemudian datang dan mengamuk, tetapi tidak sempat menemui pelaku.
Informasi lain yang diperoleh media ini di TKP, seorang aparat kepolisian dengan sigap datang ke lokasi dan menenangkan teman-teman korban yang mengamuk dan sempat mengeluarkan tembakan peringatan.
Saat ini, pelaku sudah berada di Mapolres Sikka guna dimintai keterangan, sedangkan korban sudah dilarikan ke RSUD Tc Hillers Maumere untuk mendapatkan pertolongan medis.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui identitas baik korban maupun pelaku serta motif pelaku melakukan aksi penganiayaan terhadap pembeli tersebut.
Kontributor : Albert Aquinaldo.
