Konten Media Partner

Terdampak Kekeringan, Pemda Ngada Salurkan Air Bersih untuk Warga 2 Desa

florespediaverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyaluran bantuan air bersih bagi warga 2 desa yang terdampak kekeringan di Kecamatan Golewa, Selasa (20/10/2020). Foto: istimewa.
zoom-in-whitePerbesar
Penyaluran bantuan air bersih bagi warga 2 desa yang terdampak kekeringan di Kecamatan Golewa, Selasa (20/10/2020). Foto: istimewa.

BAJAWA-Musim kemarau yang tiba lebih awal pada tahun ini, berdampak pada kebutuhan air bersih di Kabupaten Ngada, Provinsi NTT.

Saat ini dua desa di Kecamatan Golewa terancam mengalami krisis air bersih. Suplai air bersih masih belum mencukupi kebutuhan warga setempat.

Kondisi itu dialami di Desa Ratogesa dan Desa Ulubelu. Selama ini kedua desa itu mengandalkan sumber air bersih dari mata air Waeia.

Namun karena musim kemarau, debit air yang masuk ke warga pun menurun. Sehingga warga mengalami kesulitan mendapatkan bersih.

"Untuk mendapatkan air bersih mereka rela mengantri berjam-jam hanya untuk mengisi di jeregen yang berukuran 50 liter," ujar Kepala Desa Ratogesa, Atanasius Paru kepada media ini, Selasa (20/10/2020).

Dikatakan Terkait hal itu Pihak pemerintah desa langsung melakukan koordinasi dengan pihak pemerintahan kecamatan Golewa.

"Di wilayah desa yang di pimpin saat ini mempunyai tiga bak air untuk warga. Kondisi saat ini, ketiga bak tersebut air sudah kering. Sehingga untuk mengatasi agar bak jangan sampai air pecah sehingga pemerintah desa dan camat berupaya untuk mendistribusikan air bersih ke bak tersebut," ujarnya.

Camat Golewa Kanisius Logo membenarkan itu. Ia mengatakan bahwa upaya ini di lakukan karena sudah melihat langsung dilokasi mata air dan debit air sudah menurun. Sehingga warga Desa Ratogesa tidak mengalami kesusahan air.

"Maka, kami langsung melakukan rapat bersama kepala desa dan menyampaikan hal ini ke kabupaten. Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Pejabat Bupati Ngada bersama jajaran karena atas upaya yang kami, hari ini tengki pengangkut air bersih langsung menuju ke Desa Ratogesa dan Desa Ulubelu," ujarmya.

Pemda Ngada Distribusi air bersih

Pejabat Bupati Ngada Linus Lusi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada (Sekda Ngada) Theodosius Yosefus Nono Melepas sejumlah tengki air untuk mendistribusikan di Desa Ratogesa dan Desa Ulubelu.

Pejabat Bupati Ngada Linus Lusi dalam sambutanya mengatakan distribusi air bersih ini merupakan kegiatan kemanusiaan.

"Kita lebih mementingkan pelayanan untuk warga yang membutuhkan," ujarnya.

Tambahnya, masalah air minum menjadi persoalan serius di tengah kekeringan.

"Kita tahu, bahwa kabupaten Ngada khususnya wilayah kecamatan Golewa memang daerah subur. Kekeringan ini dikarena saat ini musim kering sehingga debit air menurun," ujarnya.

Terkait dengan Desa Ulubelu dan Desa Ratogesa mengalami menurunnya debit air di mata air Waeia. Maka pihaknya mengambil langkah strategis untuk mengatasi soal itu.

"Kita berharap, agar bisa memberikan keyakinan kepada warga bahwa pemerintah daerah Kabupaten Ngada hadir ditengah masyarakat," ujarnya.