Tokoh Masyarakat Sikka Minta Gubernur NTT Segera Bangun Ruas Jalan Hepang-Sikka
·waktu baca 2 menit

MAUMERE- Sejumlah tokoh masyarakat Desa Sikka, Kecamatan Lela, meminta Gubernur NTT untuk segera membangun ruas jalan Provinsi Hepang Sikka yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Sikka, Agripinus Yoseph Karwayu (60), dalam kunjungan kerja Gubenur NTT di Dusun Wukur, Desa Sikka, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Minggu (10/4), mengatakan bahwa ruas jalan Hepang Sikka kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
Namun selama ini, sejak ditetapkan statusnya menjadi ruas jalan Provinsi, tidak pernah dilakukan perbaikan. Mulai dari kerusakan badan jalan, maupun pada bangunan pelengkapnya.
"Jadi kesempatan ini, kami minta Pak Gubernur harus, sekali lagi harus segera dibangun. Ini permintaan kami dan harus segera dikerjakan," kata Agripinus.
Sebelumnya, tambah Agripinus melalui kunjungan kerja anggota DPRD Provinsi NTT, sudah sering diangkat oleh masyarakat terkait kerusakan ruas jalan Hepang-Sikka, namun sampai saat ini belum dikerjakan.
"Ini kesempatan untuk kami dengar langsung dari Pak Gubenur, kapan jalan ini dikerjakan. Karena saat ini sudah mulai longsor dan terancam putus," ujarnya.
Gubenur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menjawab bahwa untuk ruas Jalan Provinsi Hepang-Sikka sudah dianggarkan di Tahun 2023 mendatang dari APBD Provinsi NTT.
"Ruas jalan Hepang Sikka sudah dianggarkan di Tahun 2023 mendatang. Saya pastikan, jalan ini tahun 2023 dibangun," kata Gubernur NTT.
Sedangkan untuk penanganan longsor yang terjadi di ruas jalan Hepang Sikka, segera dikerjakan menggunakan dana Biaya Tak Terduga (BTT) dari BPBD Provinsi NTT.
"Kalau ruas jalan nya kita kerjakan di tahun 2023 dari APBD, sedangkan untuk longsor akan ditangani dari dana BTT BPBD Provinsi NTT," kata Viktor.
Kontributor : Athy Meaq
