Kumparan Logo

Foto: Gelombang Panas Ancam Produksi Keju Legendaris Italia

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Gelombang panas ekstrem yang melanda Italia mulai berdampak pada industri keju parmigiano reggiano, salah satu produk pangan paling ikonik di negara tersebut.

Suhu yang menembus lebih dari 40 derajat Celsius membuat sapi perah mengalami stres panas, sehingga produksi dan kualitas susu menurun.

Dikutip dari Reuters, Presiden Konsorsium Parmigiano Reggiano, Nicola Bertinelli, mengatakan cuaca panas menyebabkan sapi lebih banyak berbaring, makan lebih sedikit, dan menghasilkan susu hingga 10 persen lebih sedikit.

Produksi parmigiano reggiano bergantung pada susu sapi yang diberi pakan rumput dan jerami dari wilayah Emilia-Romagna. Kondisi cuaca yang semakin kering akibat minimnya curah hujan juga menghambat pertumbuhan rumput, sehingga mengancam ketersediaan pakan ternak.

Untuk menjaga kondisi sapi, para peternak memasang kipas angin, sistem penyemprot kabut, serta membuka kandang agar sirkulasi udara tetap terjaga. Namun, langkah tersebut meningkatkan konsumsi energi dan biaya operasional.

Kenaikan biaya juga dirasakan pengelola gudang penyimpanan keju yang harus menjaga suhu stabil selama proses pematangan, yang berlangsung sedikitnya 12 bulan.

Seorang penilai mendengarkan suara retakan internal selama pemeriksaan kualitas di ruang penyimpanan keju di Montecavolo di Quattro Castella, Italia, 6 Juli 2026. Foto: REUTERS/Matteo Minnella