Menyusuri Keindangan Alam Sungai Maron di Pacitan

·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sinta Franciska tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kalau berbicara mengenai Pacitan, pasti temen-temen langsung teringat salah satu pantai yang di aliri air terjun yakni Banyu Tibo.
Selain Banyu Tibo, Pacitan juga memiliki destinasi wisata yang dikelilingi oleh panorama hutan tropis dan dijuluki sebagai Sungai Amazon nya Indonesia, tiada lain adalah Sungai Maron.

Sungai Maron terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Untuk HTM Rp10.000,-/orang. Jika temen-temen mau menyusuri Sungai Maron, dikenakan biaya Rp100.000,-/kapal include pelampung. Dan bisa di isi maximal 4 orang penumpang.
Jarak tempuh nya kurang lebih 4KM sekali jalan (PP 8KM), begitu juga sebaliknya. Selama susur sungai, temen-temen akan disambut dengan air yang hijau, serta pohon kelapa dan beberapa pohon varian lain di kiri-kanan nya.
Selain itu, di sepanjang jalur sungai pun terdapat spot foto ayunan yang bisa temen-temen pakai untuk mengabadikan moment di Sungai Maron.
Sebelum arah putar balik ke titik awal, kapal akan bersandar sebentar untuk temen-temen mengabadikan foto di bibir sungai dan menikmati keindahan Pantai Ngiroboyo.
Untuk arah baliknya, kapal akan melintas di rute yang sama, dan bagi temen-temen yang belum puas mengambil foto dan video, bisa take ulang sebelum tiba di titik awal.
Disekitaran area Sungai Maron juga terdapat warung dan jajanan yang bisa temen-temen cicip untuk mengisi perut. Dan tentu nya lahan parkir kendaraan pun luas dan juga tersedia toilet umum.
Wisata Sungai Maron ini layak banget untuk di kunjungi jika temen-temen sedang berwisata ke Pacitan. Karena panorama yang disuguhkan sangat memanjakan mata apalagi saat siang hari dan cuaca sedang terik-terik nya.
