Kumparan Logo

Musim Semi di Sydney dan NSW, dari Cherry Blossom hingga Whale Watching

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 6 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Musim semi berwarna di Sydney. Foto: Destination NSW.
zoom-in-whitePerbesar
Musim semi berwarna di Sydney. Foto: Destination NSW.

“Kalau pertama kali ke luar negeri, kamu mau ke mana?”

“Sydney,” jawab Wina, seorang karyawan swasta, tanpa berpikir lama.

Selama ini, Sydney lebih sering ia lihat lewat layar. Sydney Opera House yang berdiri di tepi harbour, jalanan yang berubah ungu saat jacaranda bermekaran, pantai yang membentang luas, sampai paus yang sesekali muncul di pesisir.

Karena ini akan menjadi perjalanan pertamanya ke luar negeri, Wina tidak ingin sekadar datang, berfoto di depan landmark terkenal, lalu pulang. Ia ingin mencoba slow travel, punya waktu untuk menikmati liburan lebih santai, menikmati suasana, dan tentu saja membawa pulang banyak foto.

“Ada perjalanan yang kita ingat karena tempatnya. Ada juga yang rasanya harus diabadikan karena hampir setiap sudut sayang kalau dilewatkan begitu saja. Apalagi ini perjalanan pertamaku ke luar negeri,” ungkap Wina kepada kumparan.

Buat traveler seperti Wina, musim semi bisa menjadi salah satu waktu yang menarik untuk menikmati Sydney dan New South Wales (NSW). Pemandangannya tidak selalu sama sepanjang musim. Menjelang September misalnya, cherry blossom mulai bermekaran. September kemudian dipenuhi paper daisy dan tulip, sementara Oktober hingga November identik dengan jacaranda yang memberi warna ungu di sejumlah sudut kota.

Karena setiap bunga punya waktu mekarnya sendiri, traveler pun tidak harus memasukkan semua spot sekaligus dalam satu perjalanan. Tinggal tentukan pemandangan mana yang paling ingin dilihat, lalu sesuaikan waktu keberangkatan.

Kalau yang dicari adalah suasana serba merah muda, Auburn Botanic Gardens bisa masuk dalam itinerary. Pada 22–30 Agustus 2026, Sydney Cherry Blossom Festival kembali digelar di taman ini dengan Cherry Trail di area Japanese Garden sebagai salah satu daya tariknya.

Suasana Auburn Botanic Gardens yang dipenuhi bunga merah muda menjelang musim semi. Foto: Destination NSW.

Saat bunga bermekaran, pepohonan sakura berpadu dengan kolam, jembatan, dan lanskap taman bergaya Jepang. Datang lebih pagi bisa menjadi pilihan kalau ingin menikmati suasananya dengan lebih santai.

Niat awal mungkin hanya berjalan-jalan sebentar, tetapi deretan bunga merah muda di kanan-kiri jalan bisa membuat kamera handphone kamu akan lebih sering berada di tangan.

Seorang pengunjung mengabadikan bunga yang bermekaran saat Sydney Cherry Blossom Festival di Auburn Botanic Gardens. Foto: Destination NSW.

Festival ini memang berlangsung di penghujung Agustus—beberapa hari sebelum musim semi resmi dimulai pada September. Namun, dari sinilah suasana menuju musim yang lebih berwarna mulai terasa.

Bunga-bunga bermekaran di Japanese Garden, Auburn Botanic Gardens, Sydney. Foto: Destination NSW.

Selepas periode cherry blossom, warna lain mulai bermunculan di Australian Botanic Garden Mount Annan. Sepanjang September hingga awal Oktober, hamparan paper daisy berwarna merah muda, putih, dan kuning memenuhi area taman.

Warna-warni tulip menghiasi Corbett Gardens di Bowral saat musim semi. Foto: Australian Botanic Garden Mount Annan.

Pemandangannya sudah cukup mencuri perhatian tanpa perlu banyak tambahan. Cari sudut yang pas, lalu biarkan warna-warni bunganya memenuhi frame kamera kamu. Buat yang suka mengabadikan perjalanan lewat foto, taman ini bisa menjadi salah satu tempat yang membuat waktu berjalan terasa lebih lambat karena selalu ada sudut baru untuk dilihat.

Hamparan tulip dengan berbagai warna. Foto: Australian Botanic Garden Mount Annan.

Masih di bulan September, perjalanan bisa dilanjutkan ke Corbett Gardens di Bowral, Southern Highlands. Di sini, Tulip Time Flower Festival berlangsung pada 11 September–5 Oktober 2026, dengan ribuan tulip dan bunga semusim yang memenuhi taman.

Hamparan tulip dengan berbagai warna di Corbett Gardens, Bowral. oto: Australian Botanic Garden Mount Annan.

Kalau Auburn lebih didominasi merah muda, Bowral menawarkan lebih banyak warna. Merah, kuning, putih, merah muda, dan warna-warna cerah lainnya memenuhi taman dalam satu pemandangan.

Memasuki Oktober, suasana Sydney berubah lagi ketika jacaranda mulai bermekaran. Warna ungu muncul di sejumlah kawasan dan menjadi salah satu pemandangan yang cukup identik dengan musim semi di kota ini.

Salah satu tempat yang populer untuk melihatnya adalah Kirribilli yang masih berada di kawasan sekitar Milson Park. Ranting-ranting jacaranda bertemu di atas jalan dan membentuk kanopi alami yang membuat suasana permukiman terlihat berbeda dari biasanya.

Pepohonan jacaranda memberi warna ungu di salah satu jalan di Sydney. Foto: Destination NSW.

Di Paddington, jacaranda hadir dengan latar yang berbeda. Bunganya berpadu dengan rumah-rumah teras dan bangunan heritage yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Ketika galeri sudah mulai penuh dengan bunga, sisi pesisir Sydney menawarkan suasana yang sama menariknya. Pada 16 Oktober–2 November 2026, kawasan Bondi hingga Tamarama menjadi lokasi Sculpture by the Sea, saat berbagai karya seni dipamerkan di sepanjang jalur tepi laut.

Pemandangan pesisir yang menjadi lokasi penyelenggaraan Sculpture by the Sea. Foto: Destination NSW.

Karya-karya tersebut berdiri dengan tebing, pantai, dan Samudra Pasifik sebagai latarnya. Pengunjung bisa berjalan menyusuri pesisir sambil melihat instalasi satu per satu.

Salah satu karya seni yang dipamerkan di Sculpture by the Sea, Sydney. Foto: Destination NSW.

Ada karya yang langsung mencuri perhatian, ada pula yang justru terasa semakin menarik karena berpadu dengan pemandangan laut di belakangnya.

Instalasi seni dengan pemandangan laut menjadi bagian dari Sculpture by the Sea. Foto: Destination NSW.

Dari Bondi, perjalanan bisa diteruskan melalui Bondi to Coogee Coastal Walk. Jalurnya melewati pantai, teluk, tebing, dan sejumlah titik yang menghadap langsung ke laut. Pemandangannya terus berubah sepanjang jalan, sehingga berhenti sebentar untuk menikmati laut atau mengambil foto rasanya menjadi bagian dari perjalanan.

Kalau ingin suasana yang berbeda, Federation Cliff Walk bisa menjadi pilihan lain. Jalur sekitar lima kilometer ini menghubungkan Dover Heights dengan Watsons Bay dan menawarkan pemandangan Samudra Pasifik dari atas tebing.

Suasana Sculpture by the Sea yang digelar di sepanjang pesisir Bondi hingga Tamarama, Sydney. Foto: Destination NSW.

Di beberapa titik, tidak banyak yang menghalangi pandangan ke laut lepas. Buat yang lebih suka bentang laut luas dibandingkan latar bunga, jalur ini menawarkan suasana yang sama fotogeniknya.

Menikmati Sydney pun tidak selalu harus dilakukan sambil berjalan kaki. Dari Circular Quay, ferry menuju Manly menawarkan cara yang lebih santai untuk melihat kota dari atas air.

Sepanjang perjalanan, Sydney Harbour dan skyline kota terus berganti seiring ferry bergerak menjauh dari dermaga. Sesampainya di Manly, pengunjung bisa menikmati pantai, mencari tempat makan di tepi laut, atau kembali berjalan santai menyusuri pesisir.

Paus bungkuk muncul ke permukaan saat tur whale watching di perairan Sydney. Foto: Destination NSW.

Saat berada di sekitar pesisir, pemandangan menarik bukan hanya yang ada di daratan. Dari Mei hingga November, paus bungkuk bermigrasi melewati pesisir Sydney, sehingga wisatawan yang datang saat musim semi masih punya kesempatan untuk melihat mereka melintas.

Kemunculan paus bisa dinantikan dari sejumlah coastal lookout seperti Cape Solander, North Head, dan The Gap. Bagi yang ingin mencoba melihatnya dari jarak lebih dekat, tersedia juga whale-watching cruise yang membawa pengunjung menuju perairan terbuka.

Seekor paus bungkuk melompat dari permukaan laut di perairan Sydney. Foto: Destination NSW.

Perjalanan menuju Sydney pun sudah bisa menjadi bagian dari cerita. Bersama Singapore Airlines, traveler dari Indonesia dapat singgah lebih dulu di Singapura sebelum melanjutkan penerbangan menuju Sydney. Buat mereka yang baru pertama kali bepergian ke luar negeri seperti Wina, transit di Singapura juga bisa menjadi pengalaman kecil sebelum akhirnya tiba di Australia.

Selama penerbangan, anggota KrisFlyer dapat menikmati Wi-Fi gratis. Waktu di udara juga bisa diisi dengan menonton film, mendengarkan musik, atau menikmati berbagai pilihan hiburan melalui KrisWorld.

Anggota KrisFlyer juga bisa mengumpulkan miles saat terbang dan menukarkannya untuk penerbangan atau upgrade kelas kabin. Miles tersebut juga bisa dikumpulkan atau digunakan melalui Kris+, aplikasi lifestyle rewards, serta Pelago untuk bisa menikmati berbagai pengalaman wisata.

Pesawat Singapore Airlines saat melakukan penerbangan. Foto: Singapore Airlines

Kalau musim semi di Sydney masuk ke list itinerary berikutnya, pilih periode sesuai momen yang paling ingin kamu lihat. Bisa jadi cherry blossom merah muda, jacaranda ungu, karya seni di tepi laut, perjalanan ferry melintasi Sydney Harbour, atau momen ketika paus muncul dari laut lepas.

Susun itinerary sesuai cerita yang ingin kamu inginkan, lalu mulai perjalanan ke Sydney bersama Singapore Airlines di sini.