Nikmatnya Berbuka Puasa dengan Pokat Kocok Medan

Hi, I'm food explorer!! I believe that "A good food takes you to a good mood" Hope my articles give you some inspiration to "feel the food, be the food"
Tulisan dari Foodnotemedan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ada dessert favorit Kota Medan yang jadi dessert favorit saat berbuka. Tak hanya nikmat, dessert yang terbuat dari buah alpukat dijuluki pokat kocok. Kami berkunjung ke penjual pokat kocok yang paling terkenal di Kota Medan dan jadi langganan anak muda.
Siapa yang tidak tahu 'Pokat Kocok Simpang Glugur Buk Iyah' atau kamu belum pernah mencobanya? Yok kawan lemak, kita review sama-sama!

Lokasi pokat kocok bisa ditemui di Jalan Glugur dekat dengan persimpangan lampu merah Jalan Adam Malik. Spanduk besar berwarna kuning terpampang di depan ruko, sehingga mudah dikenali.
Pokat Kocok Simpang Glugur Buk Iyah ini tidak membuka cabang di lokasi manapun. Jadi, pastikan kamu berkunjung dan mencicipi pokat kocok buatan Buk Iyah ini saat berwisata ke Medan, ya.
Pokat Kocok Buk Iyah buka setiap hari mulai pukul 11.30 WIB sampai 17.00 WIB, namun jika dagangan belum habis, Pokat Kocok Simpang Glugur Buk Iyah buka sampai malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.
Pokat Kocok Simpang Glugur Buk Iyah sudah mulai berjualan sejak tahun 1968. Hingga kini Pokat Kocok Simpang Glugur Buk Iyah selalu ramai pembeli, baik yang langsung menikmati pokat kocok di tempat atau dibungkus.
Bagaimana proses pembuatan pokat kocok yang terkenal ini? Mari kita simak!
Alpukat mentega yang menjadi bahan utama akan dipisahkan terlebih dahulu daging buahnya dan dimasukkan ke dalam wadah hingga penuh. Untuk satu wadah bisa menampung puluhan buah alpukat yang nantinya disajikan untuk beberapa porsi pokat kocok. Selanjutnya, buah alpukat dihancurkan sampai halus.
Setelah itu, daging buah alpukat yang sudah dipisahkan dari kulit dan bijinya, dikocok kasar dan dihancurkan sampai merata. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk menghancurkan buah alpukat dan meraciknya menjadi minuman lezat.
Buah alpukat yang sudah halus dipindahkan ke gelas-gelas yang sudah tersusun rapi di meja. Nah, apabila kalian membeli untuk dibawa pulang, maka proses mengkocok alpukat dilakukan dalam gelas sebelum dipindahkan ke plastik.
Lalu gelas yang sudah terisi oleh alpukat kocok disiram dengan es serut lalu ditambahkan bahan-bahan lain untuk menambah rasa. Namun, kamu juga bisa memesan pokat kocok tanpa es. Es serut dibentuk menggunung tinggi laiknya gunungan es dan menutupi alpukat di bawahnya.
Selanjutnya, gunungan es serut tersebut disiram dengan gula merah cair.
Terakhir sebelum dihidangkan, ditambahkan susu kental manis di atasnya. Saking banyaknya susu kental manis, hingga meluber dari gelasnya. Segelas pokat kocok yang manis ini siap disantap.
Tak ketinggalan kami ikut menjajal pokat kocok bikinan Buk Iyah. Menurut kami pokat kocok ini sedikit terlalu manis. Saking manisnya, sampai-sampai rasa buah alpukatnya sedikit tak terasa.
Alpukat yang dihancurkan tidak merata menambah nikmat pokat kocok yang kami santap karena rasa alpukatnya masih terasa. Kami memang prefer ke pokat yang dihancurkan kasar saja dan masih ada potongan-potongan pokatnya. Buat kamu yang juga tidak terlalu suka manis, mungkin boleh di request untuk less susu kental manis.
Segelas pokat kocok Buk Iyah ini seharga Rp 12 ribu. Masih masuk akal kan harganya untuk kamu yang pengen mencoba. Overall, buat kamu yang sudah bosan dengan dessert berbuka puasa yang itu-itu saja mungkin boleh mencoba pokat kocok simpang Glugur Buk Iyah ini. Manis dan segarnya pokat kocok Medan akan cocok untuk kamu santap setelah berpuasa seharian.
