Konten dari Pengguna

Pabrik Styrofoam Membangun Masyarakat Sekitar

Tara Tilaar

Tara Tilaar

Believe

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tara Tilaar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Styrofoam merupaka salah satu varian dari zat bernama polystyrene (PS) yang dalam proses pembuatannya melibatkan pencampuran gelembung udara sehingga mengembang dan membuatnya ringan seperti busa. Ada dua jenis Styrofoam yang kita kenal sehari-hari yaitu Styrofoam kemasan untuk makanan dan gabus Styrofoam lembaran.

Styrofoam untuk kemasan makanan biasa sehari-hari kita temukan baik di kantin-kantin atau restoran. Kemasan ini sudah umum digunakan. Namun akhir-akhir ini, setelah beredar informasi bahaya pemakaian Styrofoam maka penggunaannya sebagai kemasan makanan mulai dibatasi. Berbeda dengan produksi Styrofoam lembaran yang masih terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, hiasan dsb. Gabus Styrofoam lembaran biasa digunakan untuk tugas prakarya dan dasar untuk membuat MaDing (Majalah Dinding).

Salah satu tempat yang memproduksi Styrofoam ada di Cipari, Tangerang. Pabrik ini didirikan oleh seorang Ibu bernama Yohan bersama suaminya. Awalnya pabrik ini hanya mempekerjakan orang-orang yang dikenal oleh pendirinya. Namun setelah melihat kondisi wilayah sekitar, banyak anak muda yang menjadi pengangguran, maka perlahan Ibu Yohan mulai membuka pekerjaan untuk mereka. Semangat kekeluaragaan yang tumbuh dalam lingkungan kerja di pabrik ini mendorong usaha ini menjadi semakin maju.

Berikut cuplikan aktivitas produksi di gudang pabrik styrofoam tersebut:

video youtube embed

#BisnisGueBeda