Pembagian Makanan Tambahan sebagai Pencegah Stunting: KKNT REG 1 2024

Sebagai mahasiswa pendidikan ekonomi, Universitas palangkaraya (UPR), profesi mahasiswa
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari KKNT reguler 1 kelompok 61 Desa Tarusan Danum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
PEMBAGIAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK BALITA SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TARUSAN DANUM
DISTRIBUTION OF ADDITIONAL FOOD FOR TODDLER AS A PREVENTION OF STUNTING IN TARUSAN DANUM VILLAGE
KKNT REGULER 1 KELOMPOK 61 DESA TARUSAN DANUM, KECAMATAN TEWANG SANGALANG GARING, KABUPATEN KATINGAN
Alamat instusi: Universitas Palangka Raya (UPR)
Jl. Hendrik Timang, Palangka Raya, Indonesia
Desa Tarusan Danum dulunya merupakan dusun yang dihuni oleh beberapa orang saja, dengan nama dusun Nawai Jambu lama kelamaan berkembang menjadi ramai. Apalagi dengan adanya pendatang yang ingin menetap dan tinggal di dusun/lewu Nawai Jambu. Dusun/lewu Nawai Jambu pantas menjadi desa berkembang karena memiliki potensi alam yang baik dan terletak dilintas sungai Katingan Barat Timur.
Dalam perkembangannya, atas dukungan Camat Tewang Sangalang Garing, Kepala Dusun serta masyarakat setempat, dusun/lewu nawai Jambu menginginkan menjadi desa tersendiri. Rapat-rapat melibatkan masyarakat setempat kemudian digelar, tidak lupa Instansi dari Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten untuk memastikan kesiapan masyarakat dusun/lewu Nawai Jambu, terbentuk lah dusun/lewu jambu Sebagai Desa Otonom diwilayah Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Kotim dan seiring dengan waktu Dusun/lewu Nawai Jambu Tarusan Kurung, karena pada waktu lalu diselatan desa terbentuk aliran sungai yang kecil karena terkikis oleh banjir dan aliran yang sangat deras lama-kelamaan semakin melebar dan dalam, lalu menjadi Terusan Air (yang sekarang menghubungkan desa Tarusan Danum dengan desa Hapalam) lalu para tokoh desa mengubah nama desa menjadi Tarusan Kurung dan beberapa tahun lagi nama menjadi desa Tarusan Kurung berubah lagi menjadi desa Tarusan Danum sedang kan Tarusan Kurung menjadi nama jalan yang menghubungkan dengan desa Tewang Baringin yang terletak di Selatan desa Tarusan Danum
Jangka waktu penyelesaian kegiatan dilaksanakan selama 42 Hari, dimulai pada bulan Juli hingga Agustus 2024 bertempat di Desa Tarusan Danum, Kecamatan tewang sanggalang Garing, Kabupaten Katingan, Kegiatan sosialisasi dilakukan pada hari Kamis 8 Agustus 2024, Bertempatan di Posyandu Desa Tarusan danum. Pemberian Makanan Tambahan Selama 3 Hari Untuk mencegah Stunting
Pada tahapan awal, pendamping melakukan beberapa tahap observasi dan wawancara, observasi dan wawancara pertama dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2024, observasi dilakukan dengan mengunjungi rumah perangkat desa, bapak/ ibu kepala dusun dan RT RW di Desa Tarusan Danum. Observasi berikutnya dilaksanakan tanggal 12-14 Juli 2024, observasi kedua dilaksanakan untuk menggali data yang berkaitan dengan faktor penyebab terjadinya stunting pada balita. Observasi ditujukan kepada masyarakat Desa Tarusan Danum, dengan target ibu yang memiliki balita dan bekerja sama dengan mitra insa.
Selanjutnya adalah pemberian makanan tambahan balita di sekitar Desa Tarusan Danum. Kegiatan ini sengaja dilaksanakan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada anak bahwa makanan bergizi jauh lebih enak dibandingkan yang tidak memiliki nilai gizi
