Masyarakat Lingkar Sawit Menginap di Area Kantor PT. Agro Nusa Abadi sampai ada penyelesaian

Mengekspost tentang "kewarganegaraan, kedudukan warga negara, hak warga negara". - Kec. Petasia Timur-Kab. Morowali Utara-Sulawesi Tengah. Indonesia
Tulisan dari Adi HS, SE tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Morowali utara, Rabu, (16/05/2018) masyarakat lingkar sawit kembali mengamuk dengan adanya pihak yang membuka gerbang kantor induk dan pabrik perusahaan PT. Agro Nusa Abadi yang telah disegel oleh pemerintah kabupaten morowali utara bersama masyarakat kemarin, Selasa (15/05).

Masyarakat lingkar sawit kecamatan petasia timur mengamuk atas kekecewaan dikarenakan gerbang kantor induk dan pabrik perusahaan PT. Agro Nusa Abadi tersebut ada yang membuka tanpa sepengetahuan masyarakat lingkar sawit.
Kemarahan masyarakat sembat menimbulkan ketegangan dengan pihak pengamanan kepolisian, masyarakat mempertanyaan siapa yang mempertanggunjawabkan gerbang terbuka; pihak keamanan tidak ada satupun yang memberi keterangan.

Ketegangan masyarakat dapat redah setelah adanya intruksi korlap AMLS morut muh. Arsad, M. Yahya berserta babinsa desa molino yang turut hadir dilokasi. Masyarakat lingkar sawit pada akhirnya tetap berada dilokasi dan menyatakan siap untuk berada didepan jalan menuju kantor induk dan pabrik sampai pihak menejemen perusahaan menyelesaikan permasalahan lahan milik masyarakat lingkar sawit.

Masyarakat menyatakan satu kesepakatan akan tinggal dilokasi area kantor dan pabrik perusahaan, masyarakat lingkar sawit juga melakukan pemalangan menggunakan material pasir di jalan menuju kantor dan pabrik serta mendirikan terop. Amarah masyarakat sudah tidak lagi dibendung dengan situasi perusahaan yang tidak pernah menyelesaikan lahan milik masyarakat yang sudah dikelola selama kurung waktu 12 tahun.

B
belum adanya keputusan dan kehadiran pihak menejemen perusahaan sejak tiga hari lalu sampai sekarang, masyarakat menginap dan memasak di area lokasi sekaligus menjaga agar perusahaan tidak beroprasi.
Masyarakat lingkar sawit menyatakan akan tetap berada dilokasi sampai ada penyelesaian dari perusahaan yang selama ini selalu tidak ada pihak menejemennya untuk menemui masyarakat.
