Jalan Rusak Tak Halangi Warga untuk Sholat Ied Berjamaah

Seorang Mahasiswa yang berkuliah di Amikom Purwokerto jurusan Ilmu Komunikasi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Gagah kasumajati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bojonegoro, 31 Maret 2025 – Pagi yang sejuk menyelimuti Dusun Tawaran, sebuah dusun kecil yang asri di Kabupaten Bojonegoro. Hari ini, seluruh warga bersiap melaksanakan Sholat Idulfitri sebagai tanda berakhirnya bulan suci Ramadan. Sejak pukul enam pagi, jalanan dusun yang dikelilingi sawah dan pepohonan hijau mulai ramai oleh warga yang berangkat ke masjid. Para pria mengenakan baju koko dan sarung, sementara para wanita tampil anggun dalam mukena berwarna cerah. Suara takbir yang menggema dari pengeras suara masjid semakin menambah syahdu suasana pagi itu.

Pak Suraji (58), salah satu masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa jalan seperti ini sudah biasa bagi kami “Di dusun kami ini, dari dulu sampai sekarang belom ada kemajuan untuk jalan ini, hanya modal janji-janji saja,” ujarnya.
Masjid Baitul Karim, yang menjadi pusat ibadah dusun, tampak semakin dipadati jamaah. Seorang anak kecil menggenggam tangan ayahnya dengan penuh antusias, sementara kaum ibu menata sajadah mereka di area yang sudah disediakan.
Keindahan Idulfitri di Dusun Tawaran tak hanya terlihat dari semangat warganya, tetapi juga dari kehangatan yang tercipta usai sholat. Setelah saling bersalaman, warga bergegas pulang untuk bersiap keliling mulai dari rumah saudara sampai ke tetangga. Ramadan telah usai, namun kebersamaan dan kedamaian tetap menyelimuti dusun kecil yang penuh berkah ini.
