Konten dari Pengguna

Kota Purbalingga yang Terkenal dengan Patung knalpot

Gani Latifa

Gani Latifa

Mahasiswi semester 7

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Gani Latifa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung knalpot Purbalingga (sumber foto: Gani nur latifa)
zoom-in-whitePerbesar
Patung knalpot Purbalingga (sumber foto: Gani nur latifa)

Kalian pastinya sudah tidak asing lagi mendengar tentang kota purbalingga, kota purbalingga adalah salah satu kota yang berada di Jawa tengah.

Nama Purbalingga berasal dari kata "Purba" yang artinya (kuno) atau tua dan "Lingga" yang berarti peninggalan yang suci.

Sejarah mencatat bahwa Purbalingga pada abad ke-16 adalah bagian dari Kerajaan Mataram Islam yang dipimpin oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo. itu terletak di sebelah barat daya Keraton Pajang, pusat pemerintahan Mataram.

Purbalingga berfungsi sebagai pusat administrasi dan wilayah penyangga kerajaan selama masa itu. pada abad ke-18, Purbalingga tetap menjadi wilayah taklukan Kasunanan Surakarta.

Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor 19 tahun 1936 menetapkan Purbalingga sebagai kota pada tanggal 14 April 1936. Purbalingga terus berkembang menjadi sebuah kota dengan berbagai bisnis, sekolah, dan budaya sejak saat itu.

Purbalingga berkembang pesat dan menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, dan industri di daerah itu. Hasil pertanian kota ini terkenal, terutama dalam produksi sayur-sayuran dan buah-buahan.

Tercatat bahwa Purbalingga mempunyai 18 kecamatan, 15 kelurahan dan 224 desa di antaranya adalah :

  • Kecamatan Bobotsari terdiri dari 16 desa

  • Kecamatan Bojongsari terdiri dari 13 desa

  • Kecamatan Bukateja terdiri dari 14 desa

  • Kecamatan Kaligondang terdiri dari 18 desa

  • Kecamatan Kalimanah terdiri dari 14 desa

  • Kecamatan Karanganyar terdiri dari 13 desa

  • Kecamatan Karangjambu terdiri dari 6 desa

  • Kecamatan Karangmoncol terdiri dari 11 desa

  • Kecamatan Karangreja terdiri dari 7 desa

  • Kecamatan Kejobong terdiri dari 13 desa

  • Kecamatan Kemangkon terdiri dari 19 desa

  • Kecamatan Kertanegara terdiri dari 11 desa

  • Kecamatan Kutasari terdiri dari 14 desa

  • Kecamatan Mrebet terdiri dari 19 desa

  • Kecamatan Padamara terdiri dari 13 desa

  • Kecamatan Pengadegan terdiri dari 9 desa

  • Kecamatan Purbalingga (kota) terdiri dari 2 desa

  • Kecamatan Rembang terdiri dari 12 desa

Pada sensus 2017, jumlah penduduk Purbalingga mencapai 953.304 jiwa dengan luas wilayah 677,55 km² dan penyebaran penduduk sebesar 1.406 jiwa/km².

Purbalingga saat ini di jabat oleh Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ, M.M yang menjabat sejak 26 Februari 2021 dengan Wakil Bupati Sudono

Patung knalpot Purbalingga {sumber foto: Gani nur latifa)

Makanan yang terkenal di Purbalingga adalah mendoan,mendoan terbuat dari tempe yang diiris tipis yang di baluri oleh tepung terigu dan tepung beras dengan bumbu : garam, ketumbar dan daun bawang atau bisa menggunakan daun kucai.

Makanan yang terkenal lainnya adalah nopia dengan bentuk putih dari tepung terigu yang berisi gula jawa, ini di buat pada tahun 50-an oleh keluarga Ting Lie Liang. nopia biasanya di jadikan oleh oleh dari Purbalingga.

Pendidikan Purbalingga terdiri dari 7 TK Negeri dan 467 TK Swasta dengan SD/MI sebanyak 732 sekolah, SMP/Mts sebanyak 142 sekolah dan SMA/MA sebanyak 31 sekolah dan SMK sebanyak 32 sekolah.

Stasiun Radio Purbalingga terdiri dari 6 gelombang yaitu :

  • LPPL Radio Gema Soedirman dengan frekuensi FM 96.3 MHz

  • Radio Vica Insani FM dengan frekuensi FM 88.8 MHz

  • Radio Mafaza dengan frekuensi FM 89.6 MHz

  • Radio SBS FM dengan frekuensi FM 94.7 MHz

  • Rangga FM dengan frekuensi FM 90.5 MHz

  • Raka FM dengan frekuensi FM 102.2 MHz

Purbalingga juga mempunyai fasilitas transportasi seperti Angkutan Umum, Dokar lalu bandar udara bernama Jendral Besar Soedirman yang berada di desa Wirasaba, Bukateja.

pada awalnya, nama bandara adalah Lanud Wirasaba yang berfungsi untuk keperluan militer dan pada 7 November 2016 Lanud Wirasaba berganti nama menjadi Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman dan pada 1 Juni 2021 bandara sudah di buka untuk penerbangan publik.

Lalu, ada BRT Trans Jateng dengan jurusan Terminal Bulupitu - Terminal Bukateja.

BRT Trans Jateng (sumber foto: Muhammad nur/staff BRT)
BRT Trans Jateng (sumber foto: Muhammad nur/staff BRT)

Purbalingga juga mempunyai pariwisata yang terkenal salah satunya adalah Owabong yang terletak di Bojongsari dengan berbagai banyak wahana di antaranya go kart, flying fox, dan lain lain. Tiket masuk owabong berkisar 25.000 Ribu Rupiah saat weekdays dan 35.000 Ribu Rupiah saat weekend.

Kolam Renang Olympic Owabong (sumber foto: Gani nur latifa)

Jadi, itulah artikel tentang Kota Purbalingga.***

Gani Nur Latifa, Mahasiswa Teknik Logistik ITTP