Konten dari Pengguna

Cegah Pencemaran Lingkungan ! KKN Undip Olah Limbah Budidaya Lele Menjadi Pupuk

Gayuh Eka Supandi

Gayuh Eka Supandi

saya adalah seorang mahasiswa Universitas Diponegoro Fakultas perikanan dan ilmu Kelautan. untuk kegiatan yang saya lakukan saat ini adalah melakukan kuliah kerja nyata

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Gayuh Eka Supandi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

penyerahan hasil pembuatan pupuk organik cair limbah lele
zoom-in-whitePerbesar
penyerahan hasil pembuatan pupuk organik cair limbah lele

Boyolali (17/1/2023) Kegiatan budidaya ikan akan menghasilkan air limbah yang di dalamnya dapat terakumulasi residu organik yang berasal dari pemberian pakan ikan, kotoran, partikel sisa pakan ikan, bakteri, serta alga. Air buangan dari budidaya lele dapat mempengaruhi kualitas perairan di lingkungan sekitarnya serta dapat mengganggu kehidupan organisme akuatik. Limbah cair industri perikanan mengandung banyak protein dan lemak sehingga mengakibatkan nilai nitrat dan amonia yang cukup tinggi. Dalam hal ini maka “Limbah ikan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik, yaitu untuk dijadikan pupuk organik cair.

Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) MINASARI Desa Tegalsari, kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali merupakan kelompok para petani budidaya ikan lele yang cukup besar sehingga produksi dari budidaya yang sangat banyak membuat jumlah limbah yang dibuang juga sangat besar. Dalam ini limbah yang dihasilkan oleh budidaya ikan tersebut terbuang dan berdampak di lingkungan sekitar menjadi bau limbah yang menyengat.

Proses Pembuatan Pupuk Organik Cair

Mengingat hal ini mahasiswa KKN Undip memberikan pelatihan untuk pemanfaatan limbah budidaya ikan lele menjadi pupuk organik cair. Pelatihan ini diharapkan nantinya pokdakan dapat memanfaatkan limbah budidaya lele ini agar tidak mencemari lingkungan dan dapat bernilai ekonomis. Pelatihan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Undip jurusan perikanan dengan sasaran pelatihannya yaitu 6 anggota Pokdakan Minasari. Kegiatan Pelatihan dilakukan dengan demontrasi proses pembuatan pupuk organik cair dari pemilihan dan pengambilan limbah lele sampai pencampuran bahan - bahan yang digunakan untuk proses fermentasi dan menjadi pupuk organik cair dengan monitoring selama 14 hari.

Dari program ini, diharapkan para petani pokdakan dapat memanfaatkan limbah budidaya lele menjadi pupuk organik cair yang lebih bernilai ekonomis dan tidak dibuang mencemari lingkungan sekitar lokasi budidaya.

Penulis : Gayuh Eka Supandi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan,

Universitas Diponegoro

DPL : - Reny Wiyatasari, S.S., M.Hum

- Dr. Ir. Baginda Iskandar Moeda Tampoebolon, M.Si., IPM

- Irfan Murtadho Yusuf, S.A.P., MPM

Lokasi : Desa Tegalsari, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali