Konten dari Pengguna

3 Tanda Janin Kekurangan Oksigen, Ibu Hamil Wajib Waspada

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi janin. Foto: Pexels/Melike Benli
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi janin. Foto: Pexels/Melike Benli

Selain nutrisi dalam makanan yang dikonsumsi ibu, janin juga butuh oksigen untuk tumbuh kembangnya. Namun, ada satu kondisi ketika janin kekurangan oksigen dalam kandungan. Kondisi itu disebut hipoksia.

Ibu hamil wajib mewaspadai tiga tanda janin kekurangan oksigen berikut ini.

Cairan Ketuban Tidak Normal

Cairan ketuban yang berada dalam kondisi tidak normal dapat membuat janin kekurangan oksigen. Untuk memastikan hal itu, ibu hamil perlu memeriksakan kandungannya secara berkala. Dokter akan memperhitungkan kedalaman cairan ketuban untuk memastikan cairan tersebut masih dalam kondisi normal.

Denyut Jantung Tidak Normal

Ilustrasi pemeriksaan UDG. Foto: Pixabay

Selain cairan ketuban, indikator lain untuk memastikan kadar oksigen yang diperoleh janin adalah denyut jantung. Janin yang mendapat oksigen cukup memilki denyut jantung yang stabil. Sebaliknya, pola denyut jantung bayi akan tidak normal jika ia kekurangan oksigen.

Empat pola denyut jantung janin yang disebut tidak normal antara lain sebagai berikut.

  1. Deselerasi lambat, yaitu jantung terlambat kembali ke denyut awal setelah kontraksi.

  2. Deselerasi variabel, yaitu penurunan detak jantung secara mendadak.

  3. Bradikardia, yaitu denyut jantung yang lambat dan tidak normal.

  4. Takikardia, yaitu denyut jantung yang cepat dan tidak normal.

Gerakan Janin Melambat

Gerakan janin yang melambat atau tiba-tiba berhenti bisa menjadi tanda janin kekurangan oksigen. Sebagai langkah awal, ibu hamil sebaiknya mengenali pola gerakan janin. Jika disadari ada yang tidak normal, segera periksakan hal tersebut ke dokter.

Itu tadi tiga tanda janin kekurangan oksigen yang wajib diketahui oleh ibu hamil. Segera ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis jika tanda tersebut terjadi. (mit)