4 Cara Mudah Melatih Otak Kiri, Bikin Jago Berhitung dan Kemampuan Bahasa

Generasi Milenial
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Bagian otak ini merupakan pengendali intelligence quotient (IQ). Daya ingat otak bagian ini juga bersifat jangka pendek
Secara umum, otak bagian kiri lebih dominan dalam hal bahasa dan bertugas dalam mengolah apa yang kita dengar dan juga dalam berbicara. Otak kiri jugalah yang membuat orang berpikir logis serta pandai dalam matematika. Pun ketika ingin mengungkapkan fakta, otak kirilah yang bekerja menggali memori.
Lalu bagaimana cara melatih otak kiri?
Belajar Bahasa Asing
Cara pertama kamu bisa belajar bahasa asing, dengan begitu akan bertambah kosa katamu soal bahasa asing dan secara tidak langsung dapat meningkatkan kekuatan berpikirmu serta dengan cara itu otak kiri akan bantu mengelola berbagai macam bahasa dan membuat otak menjadi kreatif.
Sering Mengisi Teka-teki Silang (TTS)
Fungsi otak kiri dapat membantu manusia menyelesaikan masalah. Nah, untuk itu kamu bisa melatihnya dengan mengisi teka teki silang Kamu bisa berpikir secara meluas dan akan menemukan sebuah pertanyaan yang menarik.
Dengan mengisi teka-teki silang, manusia juga dituntut untuk menemukan jawaban yang kosong. Dan, otak yang bekerja saat itu adalah otak kiri.
Jangan Biasakan Menggunakan Kalkulator
Kita ini memang tak bisa lepas dari angka-angka, semua hal berkaitan dengan angka. Nah, jika kamu dihadapkan pada situasi untuk menghitung cobalah untuk tidak menggunakan kalkulator, tapi secara manual.
Misalnya ketika menghitung bayaran per kepala setelah makan di sebuah resto bersama teman. Sebab, jika dihadapkan dengan hitungan gampang, kamu sudah memakai kalkulator, maka otak akan terbiasa santai dan menjadi statis.
Bermain Puzzle atau Catur
Puzzle dapat meningkatkan inteligensi. Sebab, otak dilatih untuk berpikir kreatif dengan mencoba beberapa cara memasang kepingan gambar, misalnya mulai merangkai gambar dari satu sudut atau sisi gambar. Sementara itu, catur dapat mengasah otak lewat permainannya yang menomorsatukan strategi dan analisis. (daa)
