4 Tokoh Terkenal Dunia yang Disebut-sebut sebagai Keturunan Nabi Muhammad

Generasi Milenial
Konten dari Pengguna
25 Mei 2021 15:02
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Ratu Elizabeth II. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ratu Elizabeth II. Foto: Getty Images
ADVERTISEMENT
Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir di dalam agama Islam yang selama hampir 1.600 tahun, gelar Syarif, Sayid, dan Habib telah disematkan bagi mereka yang memiliki akar keturunan langsung dari Nabi Muhammad.
ADVERTISEMENT
Garis keturunan ini tercatat dan dapat dirunut melalui pohon keluarga, sejarah, maupun jejak rekam genealogis. Keturunan Muhammad pun tersebar di berbagai belahan dunia dan tersemat pada berbagai kalangan.
Di Indonesia, misalnya, penyandang gelar Habib dicatat dan diatur dengan baik oleh Rabithah Alawiyah: sebuah organisasi masyarakat yang mencatat keturunan Muhammad di Indonesia.
Namun tak banyak yang tahu, bahwa beberapa tokoh terkenal dunia pernah dirumorkan, dipercaya, maupun terbukti sebagai keturunan dari Muhammad.
Berikut 4 tokoh terkenal di dunia yang dianggap masih menjadi keturunan dari Nabi Muhammad SAW. Siapa sajakah mereka? Simak rangkumannya.
1. Ratu Elizabeth II
Ilustrasi Ratu Elizabeth II. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ratu Elizabeth II. Foto: Getty Images
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 1986 oleh Burke’s Peerage, salah satu penerbit genealogi tertua dunia, Ratu Elizabeth II dari Kerajaan Inggris merupakan keturunan ke-43 dari Nabi Muhammad SAW.
ADVERTISEMENT
Diberitakan oleh Observer, Harold B. Brooks-Baker, Direktur Percetakan dari Burke’s Peerage sampai pernah menuliskan sebuah surat ke Margaret Thatcher pada 1986. Waktu itu, Thatcher tengah menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris.
Surat tersebut berisikan permintaan agar Thatcher memberikan perlindungan ekstra kepada Ratu Elizabeth II dari kemungkinan diserang teroris muslim.
“Kenyataan bahwa keluarga kerajaan merupakan keturunan Muhammad tidak bisa dijadikan jaminan bahwa mereka tidak akan diserang para teroris,” ucap Brooks-Baker, seperti dikutip dari Observer.
Ilustrasi Ratu Elizabeth II. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ratu Elizabeth II. Foto: Getty Images
Ratu Elizabeth diklaim oleh para sejarawan menjadi keturunan dari seorang Abu al-Qasim Muhammad bin Abbad, penguasa muslim di Sevila, sebuah teritori muslim di Spanyol.
Al-Qasim merupakan pendiri dari dinasti Abbasid, yang diklaim oleh sejarawan menjadi keturunan langsung dari Nabi Muhammad melalui anak perempuan dari nabi, Siti Fatimah.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, Brooks-Baker, oleh Telegraph dan The Guardian, dianggap sebagai pembual, sok tahu dan tidak memiliki otoritas dan pengetahuan yang memadai untuk mengatakan hal-hal yang tidak semestinya, seperti klaim bahwa Queen Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad.
2. Mahmoud Ahmadinejad
Ilustrasi Mahmoud Ahmadinejad. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mahmoud Ahmadinejad. Foto: Getty Images
Yossi Melman, dalam bukunya yang berjudul The Nuclear Sphinx of Tehran: Mahmoud Ahmadinejad and The State of Iran (2007), menuliskan bahwa Khanon --ibunda dari Ahmadinejad-- merupakan seorang sayyidah.
Sayyidah sandiri merupakan gelar kehormatan bagi perempuan dari keluarga yang dipercaya sebagai keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW.
Pendapat tersebut juga didukung oleh Meir Javedanfar, seorang pengamat politik Timur Tengah keturunan Israel-Iran. Menurutnya, ini juga menggugurkan anggapan yang dibuat oleh media Inggris, Telegraph, bahwa Ahmadinejad merupakan keturunan seorang Yahudi.
ADVERTISEMENT
“Sangat tidak mungkin bahwa ibu Ahmadinejad adalah seorang Yahudi. Bahkan, ibunya amat bangga dengan garis keturunan keluarganya yang berasal dari desa Aradan dan sebutan Sayidah yang disematkan padanya,” ucap Javedanfar, seperti dikutip dari The Guardian.
3. Abu Bakar al Baghdadi
Ilustrasi Abu Bakar al Baghdadi. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Abu Bakar al Baghdadi. Foto: Reuters
Pemimpin kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakar al Baghdadi, mengklaim dirinya adalah keturunan Nabi Muhammad.
Seperti yang dikutip dari Gulf News, ia menambahkan namanya menjadi Al Hussaini Al Quraishi untuk meyakinkan umat Islam bahwa ia memang keturunan Nabi Muhammad. Nama Husain diambil dari nama cucu Nabi Muhammad SAW dari putrinya, Siti Fatimah.
Dikutip oleh BBC, pada bulan Juli 2013, seorang ahli ideologi Bahrain, Turki al-Binali, dengan nama alias Abu Humam Bakar bin Abd al-Aziz al-Athari, menulis biografi dari Baghdadi.
ADVERTISEMENT
Ia menyoroti sejarah keluarga Baghdadi yang mengklaim bahwa Baghdadi memang merupakan keturunan dari Nabi Muhammad, khususnya dari klan Quraisy. Klan tersebut, secara historis, merupakan klan yang menjadi pemimpin seluruh umat muslim.
Baghdadi juga diyakini dan diakui berasal dari suku al-Bu Badri. Dikutip dari artikel yang sama, suku yang berbasis di Samarra dan Diyala, Irak, itu secara historis merupakan suku keturunan Nabi Muhammad.
4. Raja Abdullah II dari Yordania
Ilustrasi Raji Abdullah II. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Raji Abdullah II. Foto: Getty Images
Raja yang memimpin Yordania sejak tahun 1999 ini diyakini sebagai generasi ke-41 dari Nabi Muhammad.
T. E. Lawrence dalam bukunya Seven Pillars of Wisdom (1926) menuliskan bahwa keluarga kerajaan Yordania berasal dari Bani Hasyim, yang merupakan marga dari suku Quraisy.
Marga ini merujuk pada Hasyim bin Abdul Manaf sebagai silsilah yang utama.Hasyim adalah kakek buyut dari Nabi Muhammad. Namun garis keturunannya sekarang ini lebih umum dikatakan sebagai keturunan langsung melalui Siti Fatimah, putri dari Nabi Muhammad.
ADVERTISEMENT
Bani Hasyim sendiri sebagai marga keluarga kerajaan yang telah memerintah Yordania sejak tahun 1920. (via)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020