5 Jurusan Kuliah Paling Santai namun Tak Boleh Dipandang Sebelah Mata

Generasi Milenial
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hampir semua lulusan SMA ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Jauh sebelum kelulusan, mereka akan memilih kampus dan jurusan idaman sesuai bakat dan minat mereka. Selain karena keinginan sendiri, tak sedikit pula yang memilih jurusan kuliah karena ikut-ikutan teman atau keinginan orang tua.
Pada dasarnya, semua jurusan kuliah memiliki prospek dan peluang kariernya masing-masing. Namun, masih ada kelompok masyarakat yang mengunggulkan satu jurusan dan menyepelekan jurusan lain karena dianggap kurang menarik.
Seperti lima jurusan ini, misalnya. Kelima jurusan ini kerap dianggap santai dan dipandang sebelah mata, sehingga jarang menjadi pilihan pertama dalam seleksi masuk perguruan tinggi.
Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurusan bahasa dan sastra Indonesia, baik yang murni maupun pendidikan, kerap dipandang sebelah mata oleh orang awam. Mereka sering kali menganggap tak ada gunanya orang Indonesia mempelajari bahasanya sendiri.
Faktanya, apa yang dipelajari di jurusan ini tak hanya tentang bahasa dan sastra secara teoritis, tetapi juga tentang fenomena sosial yang berkaitan dengan penggunaan bahasa. Karena sifatnya yang dinamis, bahasa dan sastra merupakan objek yang patut untuk dipelajari secara berkelanjutan.
Bahasa dan Sastra Daerah
Tak hanya bahasa dan sastra Indonesia, jurusan bahasa dan sastra daerah juga sering dianggap santai dan mudah. Beberapa jurusan yang berkaitan dengan bahasa dan sastra daerah yaitu Sastra Jawa, Sastra Sunda, Sastra Bali, dan Sastra Nusantara.
Mahasiswa di jurusan ini biasanya sudah bisa menggunakan bahasa daerah tersebut. Walaupun mempelajari bahasa daerah sendiri, jurusan ini tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, mereka sering mempelajari naskah dan tradisi kuno yang berguna untuk melestarikan kebudayaan daerah.
Ilmu Sejarah
Selain bahasa dan sastra, bidang humaniora lain yang sering dianggap santai adalah jurusan ilmu sejarah, baik murni maupun pendidikan. Orang awam menganggap sejarah bukan hal yang penting untuk dipelajari secara khusus karena semuanya sudah ada di internet.
Jurusan ilmu sejarah juga sering dianggap mudah karena cukup menghafal kejadian-kejadian di masa lalu. Padahal, apa yang dipelajari lebih dari sekadar itu. Mahasiswa akan mempelajari latar belakang suatu negara dari segala bidang, seperti sosial, politik, budaya, ekonomi, sampai agama.
Perhotelan dan Pariwisata
Jurusan selanjutnya yang sering dipandang sebelah mata adalah perhotelan dan pariwisata. Di beberapa kampus, dua objek ini biasanya dipisah menjadi jurusan yang berbeda. Namun, tak sedikit juga yang mempelajarinya dalam satu jurusan.
Dalam jurusan ini, kamu akan mempelajari manajemen dan pengelolaan hotel dan tempat wisata. Pengetahuan tersebut sangat dibutuhkan untuk mengembangkan potensi wisata di suatu wilayah. Terlebih pariwisata merupakan salah satu sektor yang diunggulkan di Indonesia.
Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
Jurusan pendidikan jasmani dan kesehatan merupakan jurusan yang mencetak guru olahraga dan pelatih atlet di cabang olahraga tertentu. Jurusan ini kerap dianggap mudah karena orang awam mengira mahasiswanya hanya belajar tentang olahraga saja. Padahal, kenyataan bukan seperti itu.
Selain tentang olahraga, mereka juga belajar tentang gizi, fisiologi, anatomi tubuh, keamanan dan keselamatan, dan cara mempersiapkan kegiatan lapangan dan permainan. Setelah lulus nanti, mereka diharapkan menjadi guru olahraga yang tak hanya aktif di lapangan, tetapi juga bisa menyampaikan materi dengan baik.
Itu tadi lima jurusan yang sering dianggap santai dan dipandang sebelah mata. Menurutmu, jurusan apa lagi yang sering dianggap santai? (mit)
