Konten dari Pengguna

7 Panti Asuhan Paling Angker di Dunia, Ada yang di Indonesia

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Panti asuhan merupakan tempat untuk merawat dan memberi bimbingan pada anak yatim piatu. Para pengurus panti biasanya mengadakan kegiatan yang menyenangkan agar penghuni panti melupakan kesedihannya, seperti belajar, olahraga, dan beribadah bersama.

Namun, tujuh panti asuhan ini berbanding terbalik dengan panti asuhan pada umumnya. Bukannya menciptakan suasana yang menyenangkan, deretan panti asuhan ini justru menyimpan cerita horor dan menyeramkan.

Chateau Miranda, Belgia

Chateau Miranda. Foto: Wikipedia/Pel Laurens

Chateau Miranda adalah sebuah kastil yang dibangun oleh aristokrat Perancis. Pasca Perang Dunia II, kastil yang berada di Belgia difungsikan sebagai panti asuhan. Namun, kastil tersebut akhirnya ditutup dan ditinggalkan pada 1980.

Sejak itu, kastil yang biasa disebut dengan Chateau de Noisy (Kastil Bising) berubah jadi menyeramkan. Para pemburu hantu mengaku sering mendengar suara teriakan, tangisan, dan penampakan sosok seperti anak-anak yang berkeliaran di dalam aula kastil.

Seamen's Orphan Institution, Inggris

Seamen's Orphan Institution. Foto: liverpoolpicturebook.com

Seamen's Orphan Institution merupakan panti asuhan yang kini sudah ditinggalkan. Panti asuhan tersebut sempat dijadikan sebagai rumah sakit. Namun, Dewan Kota Liverpool akhirnya memutuskan untuk menutupnya pada tahun 1997.

Sejak itu, Seamen's Orphan Institution berubah menjadi tempat angker. Jika dilihat di Google Street View, terdapat sosok seperti anak perempuan yang tengah menangis. Padahal, bangunan tersebut kini sudah kosong.

Gore Orphanage, Amerika Serikat

Gore Orphanage. Foto: vermilionohio.com

Gore Orphanage merupakan sebuah bangunan di Ohio, Amerika Serikat, yang dibangun pada tahun 1840 dan difungsikan sebagai panti asuhan pada tahun 1902. Nama awalnya sebenarnya adalah Light of Hope Orphanage. Namun, panti asuhan ini lebih dikenal sebagai Gore Orphanage karena letaknya yang berada di Jalan Gore.

Berdasarkan cerita yang beredar di masyarakat setempat, pemilik Gore Orphanage bernama Reverend Sprunger tidak merawat anak-anak yatim piatu dengan baik. Panti asuhan tersebut juga tampak kotor dan dipenuhi tikus, hingga banyak penghuni panti yang sakit dan meninggal dunia.

The Holy Family Orphanage, Amerika Serikat

The Holy Family Orphanage. Foto: Wikipedia/p.Gordon

Masih dari Amerika Serikat, panti asuhan angker yang satu ini berada di Michigan. The Holy Family Orphanage dibuka pada tahun 1915 dan hanya menampung anak yatim piatu berkulit putih. Panti asuhan tersebut terkenal dengan aturannya yang ketat. Mereka tak segan menghukum anak panti yang melanggar aturan tersebut.

Hukuman yang sering diberikan adalah pukulan. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa tak sedikit anak panti yang dipukuli hingga tewas. Akhirnya, The Holy Family Orphanage ditutup pada tahun 1965. Masyarakat di sekitarnya mengaku sering melihat penampakan anak-anak di gedung kosong tersebut.

Montana Children's Center, Amerika Serikat

Montana Children's Center. Foto: Pinterest

Montana Children's Center atau yang biasa disebut Twin Bridges Orphanage merupakan panti asuhan yang berada di Montana, Amerika Serikat. Panti asuhan yang didirikan pada tahun 1890-an ini menampung sekitar 500 anak yang ditelantarkan orang tuanya. Panti asuhan ini akhirnya ditutup pada 1976 karena dianggap angker.

Saat masih beroperasi, banyak kabar yang mengungkapkan bahwa pengurus panti sering memberikan hukuman pada anak yang melanggar aturan. Salah satunya adalah hukuman cambuk. Tak sedikit anak yang akhirnya meregang nyawa akibat hukuman sadis tersebut.

St. John's Orphanage, Australia

St. John's Orphanage. Foto: Wikipedia/Burklemore1

St. John's Orphanage merupakan panti asuhan di Goulburn, Australia, yang beroperasi pada tahun 1905-1976. Panti asuhan yang hanya menampung anak laki-laki tersebut sering mengalami kepenuhan penghuni. Akibatnya, anak-anak tersebut yang tidak mendapatkan perawatan yang layak.

Selain itu, para penghuni panti yang melanggar aturan akan diberi hukuman berat. Mereka akan dirantai, lalu dipukul atau dicambuk. Cerita sadis tersebut membuat St. John's Orphanage dianggap sebagai tempat angker sejak ditinggalkan.

Panti Asuhan Tunas Bangsa, Indonesia

Momen ketika Kak Seto menengok Panti Asuhan Tunas Bangsa pada 2017 lalu. Foto: Rony Muharrman/ANTARA

Panti Asuhan Tunas Bangsa sempat viral pada tahun 2017 karena kasus penyiksaan bayi penghuni panti. Panti asuhan yang berada di Pekanbaru tersebut tak hanya dihuni oleh anak yatim piatu, tetapi juga lansia dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Parahnya lagi, mereka ditempatkan pada ruangan yang mirip penjara.

Setelah ditutup oleh Polresta Pekanbaru pada Januari 2017, warga sekitar panti asuhan sering mendengarkan suara-suara misterius dari tempat itu, seperti tangisan bayi dan teriakan minta tolong. Padahal, panti asuhan milih Yayasan Tunas Bangsa tersebut sudah tak berpenghuni.

Itu tadi tujuh panti asuhan paling angker di dunia. Menurutmu, mana yang paling horor? (mit)