Aoshima, Pulau di Jepang yang Dikuasai oleh Para Kucing Menggemaskan

Generasi Milenial
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Siapa yang suka kucing? Hewan berbulu dan menggemaskan ini memang menjadi salah salah satu hewan peliharaan favorit banyak orang. Salah satu daya tariknya adalah tingkahnya yang polos dan sedikit cuek.
Buat kamu para pecinta anabul, rekomendasi destinasi wisata yang bisa kamu kunjungi adalah Pulau Aoshima di Jepang. Pulau yang berlokasi di Prefektur Ehime tersebut "dikuasai" oleh ratusan kucing.
Dikutip dari The Asahi Shimbun Globe, lebih dari 200 kucing tinggal di pulau tersebut. Sementara itu, hanya ada enam orang yang menetap di sana.
Asal-usul Para Kucing di Pulau Aoshima
Pada tahun 1945, Pulau Aoshima merupakan pulau nelayan yang dihuni oleh 900 jiwa. Para nelayan memelihara kucing untuk mengusir tikus di desa mereka.
Seiring berjalannya waktu, industri perikanan sarden pun dipindah ke kota. Hal ini membuat jumlah penduduk semakin berkurang. Sementara itu, para kucing dibiarkan tinggal di sana. Itulah sebabnya jumlah kucing di Pulau Aoshima terus bertambah.
Pada tahun 2010, para relawan mulai melakukan sterilisasi untuk para kucing. Hal ini bertujuan untuk menekan populasi mereka.
Akses Berkunjung ke Pulau Aoshima
Jika kamu ingin mengunjungi Pulau Aoshima, kamu bisa naik kapal dari Pelabuhan Nagahama. Namun, kapal tersebut hanya dijadwalkan dua kali sehari. Itu pun sering dibatalkan mendadak jika cuaca sedang buruk. Selain itu, jumlah pengunjung pada satu sesi kunjungan dibatasi 34 orang saja.
Sesampainya di Pulau Aoshima, kamu akan diberi waktu maksimal delapan jam untuk berjalan-jalan di pulau tersebut. Kamu bisa memberi makan kucing di shelter yang telah disediakan. Selain itu, kamu disarankan untuk membawa makanan dan minuman sendiri karena tidak ada toko di pulau tersebut.
Tertarik untuk mengunjungi surganya para pecinta kucing ini? (mit)
