Konten dari Pengguna

Apa Arti Ramadhan Kareem? Begini Hukum Mengucapkannya

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Menyambut Ramadhan Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Menyambut Ramadhan Foto: Shutterstock

Bulan Ramadhan memang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Islam di setiap tahunnya, ya. Kedatangan bulan yang penuh berkah ini menjadikan semua umat Islam saling berlomba-lomba satu sama lainnya. Bukan berlomba urusan duniawi, melainkan lomba beribadah untuk mendapatkan pahala Ramdahan yang begitu luar biasa.

Oleh karenanya, kedatangan bulan Ramadhan tentunya akan disambut oleh semua umat Islam, ya. Salah satu wujud penyambutan tersebut yakni melalui ucapan doa "Ramadhan Kareem" kepada sesama umat islam, baik secara langsung ataupun melalui media sosial. Lantas, apa sih arti Ramadhan Kareem itu? Simak ulasan berikut, ya.

Arti Ramadhan Kareem

Ilustrasi bulan suci Ramadan. Foto: Pexels.com

Sebagian besar orang sering mengucapkan Ramadhan Kareem saat bulan Ramadhan tiba, ya. Sayangnya, masih banyak yang belum tahu artinya alias mengucapkannya hanya ikut-ikutan saja, nih.

Kareem sendiri memiliki arti murah hati atau rendah hati. Yang mana saat digabung menjadi Ramadhan Kareem, maka bisa bermakna “Semoga Ramadhan murah hati kepadamu”. Dari artinya inilah yang pada akhirnya memunculkan perbagai pandangan yang berbeda atas hukum untuk mengucapkan Ramadhan Kareem.

Mengapa demikian? Hal tersebut atas sebab bahwa yang memiliki kemurahan hati itu bukan Ramadhan, melainkan dari Allah SWT yang menjadikan Ramadhan menjadi bulan suci dan penuh berkah. Berikut hadits yang memperkuat pendapat tersebut.

“Hukumnya adalah bawah kalimat “Ramadhan kareem" (Ramadhan itu pemurah) adalah tidak benar. Yang tepat adalah “Ramadhan Mubarak” (Ramadhan yang diberkahi) atau semisal, karena bukan Ramadhan yang memberi kepada manusia sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan tersebut.” (Majmu’ Fatawa Syaikh Al-‘Ustaimin 20/254)

Atas dasar itu, ucapan sambutan akan datangnya bulan Ramadhan ini dinilai lebih baik apabila menggunakan kalimat Ramadhan Mubarak. Hal tersebut juga dianjurkan oleh Rasulullah. Berikut ini hadist yang menguatkan penggunaan kalimat Ramadhan Mubarak oleh Rasulullah.

"Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan mubarak (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka olehnya dan pintu-pintu jahim (neraka) ditutup serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan dengan1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikan-Nya maka sungguh ia telah terhalangi.” (HR. Ahmad).

Demikian penjelasan terkait arti dari Ramadhan Kareem. Selagi niatnya, penggunaan kalimat Ramadhan Kareem tentu tak masalah, ya. Hal ini berdasarkan alasan kuat bahwa mencucapkan Ramadhan Kareem ataupun Ramadhan Mubarak itu sama-sama berharap bisa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT saat bulan Ramadhan tiba. (mel)