Konten dari Pengguna

Apa Itu Gangster yang Bikin Resah Masyarakat?

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tiga anggota Gangster diamankan Tim Eagle One Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tiga anggota Gangster diamankan Tim Eagle One Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan. Foto: Raga Imam/kumparan

Belum lama ini publik dihebohkan dengan pesan berantai berisi imbauan mengenai aksi kriminal gangster yang tengah marak terjadi. Pesan tersebut mengingatkan agar masyarakat berhati-hati, terutama saat malam.

Dugaan menjamurnya gangster di ibu kota pastinya bikin masyarakat waswas. Namun, tak sedikit juga yang ternyata belum mengetahui dan jadi bertanya-tanya sebenarnya apa itu gangster?

Mengutip dari Oxford Dictionary, gangster artinya anggota dari komplotan penjahat yang kejam. Kemudian Cambridge Dictionary, mengartikan gangster sebagai seorang anggota kelompok penjahat kekerasan yang terorganisasi.

Ilustrasi geng motor dan gangster. Foto: Muhammad Faisal Nu'man

Sementara Britanica mendefinisikan gangster sebagai anggota organisasi kriminal yang secara sistematis menghasilkan uang dari kegiatan seperti perjudian, prostitusi, perdagangan narkotika, dan pemerasan industri.

Kata gangster sendiri sudah ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia, yakni penjahat, bandit, atau anggota geng dari kelompok orang yang mempunyai kegemaran berkelahi atau membuat keributan.

Nah, kalau di luar negeri, gangster sendiri ditujukan kepada orang-orang yang terlibat organisasi kriminal berhubungan dengan mafia. Nama-nama paling terkenal adalah Al Capone, Pablo Escobar, Bugsy Siegel, Sam Giancana, dan Jimmy Burke.

Kalau di Indonesia, gangster biasanya mengacu pada orang-orang yang tergabung dalam gang dan melakukan kerusuhan. Biasanya, gangster beraksi di malam hari, beramai-ramai, menggunakan kendaraan bermotor.

Pablo Escobar bersama istri. Foto: Reuters/Stringer

Tentunya, aksi gangster bertentangan dengan hukum di negara manapun. Sebab, selain kebanyakan merusak fasilitas umum, aktivitas gangster juga membahayakan masyarakat umum.

Nah, kini tentunya sudah tahu apa itu gangster. Nah, mengenai isi pesan berantai yang beredar, disebutkan bahwa para gangster tengah merekrut anggota. Syaratnya membacok orang di jalan. Menurut pesan, sudah ada 8 korban di BSD dan wilayah lain.

Mengenai pesan berantai yang menyebut gangster kian marak, mengutip kumparanNEWS, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan masyarakat tak perlu panik atau takut karena polisi akan selalu siap menjaga keamanan.

Terlebih, menurut Zulpan, isi pesan berantai tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Sebab, dari laporan beberapa wilayah terkait, belum ada kejadian seperti yang disebutkan dalam pesan. (bob)