Apa Itu Kopaska yang Kerap Mengemban Tugas Rahasia?

Konten dari Pengguna
5 Agustus 2022 9:14
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Komando Pasukan Katak (Foto: Flickr/Naval Surface Warriors Follow)
zoom-in-whitePerbesar
Komando Pasukan Katak (Foto: Flickr/Naval Surface Warriors Follow)
ADVERTISEMENT
Dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut, ada yang dinamakan Komando Pasukan Katak (Kopaska), satuan khusus yang berkedudukan langsung di bawah Komando Armada dan bertanggung jawab kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).
ADVERTISEMENT
Namun, ternyata belum banyak yang mengetahui tentang apa itu Kopaska. Memangnya apa itu Kopaska?

Mengenal Apa Itu Kopaska

Mengutip beberapa sumber, seperti yang disebutkan di awal, Kopaska itu singkatan dari Komando Pasukan Katak. Satuan yang dimiliki TNI-AL itu didirikan oleh Presiden Soekarno pada 31 Maret 1962 silam.
Adapun Kopaska kerap mengemban tugas-tugas rahasia, seperti misalnya operasi amfibi dan lainnya di bawah naungan TNI AL. Sementara alasan awal dibentuknya Kopaska adalah untuk membantu merebut Irian Barat dari Belanda.
KRI Tenggiri (Foto: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
KRI Tenggiri (Foto: Istimewa)
Tugasnya ketika itu adalah diminta untuk mengintai Pantai Biak sekaligus menghancurkan segala rintangan, baik yang berasal dari alam maupun buatan Belanda. Selanjutnya, melaksanakan serangan komando terhadap sasaran-sasaran di laut dan pantai pendaratan.
Kopaska kala itu juga menculik Laksamana Reeser, Panglima Tentara Belanda di Irian Barat. Selain itu, mereka turut menghancurkan kapal induk HMS Karel Doorman menggunakan serangan Torpedo Berjiwa.
ADVERTISEMENT
Saat ini, Kopaska tugas pokoknya adalah peledakan atau demolisi bawah air. Penyerangan rahasia ke kapal lawan, sabotase ke pangkalan musuh, pengintaian, mempersiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi yang lebih besar, serta antiteror di laut termasuk tugas pasukan dengan ciri khas topeng tengkorak itu.
Bila sedang tidak bertugas dalam operasi khusus, anggota Kopaska umumnya dapat ditugaskan jadi pengawal VIP bagi Presiden dan Wakil Presiden. Semboyan ‘Tan Hana Wighna Tan Sirna’ berarti tak ada rintangan yang tak dapat diatasi.
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc/17
zoom-in-whitePerbesar
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc/17
Kopaska sendiri terdiri dari tiga komando, di antaranya Satuan Kopaska Koarmatim (Ujung-Surabaya), Satuan Kopaska Koarmabar (Jakarta Utara), dan Satuan Kopaska Koarmada (Sorong)..
Bukan sembarangan yang bisa jadi prajurit Kopaska. Setiap calonnya harus anggota TNI AL yang telah dinas minimal 2 tahun di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), Pangkalan Angkatan Laut (Lanal), Armada RI, Mabesal, atau Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).
ADVERTISEMENT
Kandidat juga masih harus melalui tes seperti kesamaptaan, ketahanan air, psikotes khusus, dan kesehatan khusus. Bila lolos, mereka akan dididik 10 bulan, bertempat di Sekolah Pasukan Katak (Sepaskal) Komando Operasi Laut (Kodikopsla) atau di Komando Pengembangan Pendidikan TNI AL (Kobangdikal) di daerah Ujung, Surabaya. (bob)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020