Apa Itu Orang Bunian, Cerita Suku Gaib yang Suka Menyesatkan Orang di Hutan?

Konten dari Pengguna
5 Agustus 2022 9:17
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Hutan Hoia Baciu di Rumania. Foto: Daniel Marian/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Hutan Hoia Baciu di Rumania. Foto: Daniel Marian/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Pernah mendengar cerita terkait orang Bunian? Bagi masyarakat Sumatera bagian timur, Kalimantan, dan Malaysia bagian barat, mungkin sudah nggak asing dengan cerita terkait orang Bunian ini yang misterius ini.
ADVERTISEMENT

Lantas, Sebenarnya Apa Itu Orang Bunian?

Bagi masyarakat Melayu dan Minangkabau di sejumlah daerah tersebut, orang Bunian ini merupakan makhluk mitologi yang didefinisikan sebagai suku gaib.
Mereka percaya bahwa orang Bunian mendiami bagian-bagian yang nggak dihuni manusia. Seperti misalnya di daerah hutan, tepian sungai di pedalaman, hingga gunung.

Ciri-Ciri Orang Bunian

Ilustrasi. Foto: Tim Jeropoint
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Foto: Tim Jeropoint
Menurut beberapa orang pintar yang memiliki penglihatan spiritual, orang Bunian ini bukanlah layaknya orang primitif. Disebutkan, orang Bunian memiliki struktur yang kompleks layaknya manusia pada umumnya.
Mereka memiliki postur tubuh tegak, memiliki tangan, dan kaki. Namun, beberapa cerita menyebut makhluk misterius ini nggak punya philtrum atau cekungan vertikal antara bibir atas dan pangkal hidung. Kedua alisnya juga nyambung.
Konon orang Bunian memiliki kerajaan, melakukan aktivitas seperti manusia, bahkan menikah dan memiliki keluarga. Namun, hanya orang tertentu dengan kemampuan spiritual yang bisa melihatnya.
ADVERTISEMENT

Orang Bunian Suka Menculik dan Menyesatkan Warga di Hutan?

Ilustrasi hutan. Foto: Daniel Marian/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hutan. Foto: Daniel Marian/Shutterstock
Masyarakat di Sumatera bagian Timur, Kalimantan dan Malaysia bagian barat kerap mengaitkan kasus hilangnya warga setempat dengan keberadaan orang Bunian. Seperti kisah seorang warga Kepulauan Riau berinisial Y yang sempat heboh setelah hilang tujuh hari.
Sebelum dinyatakan hilang, Y disebut masuk ke sebuah hutan. Keluarga dibantu masyarakat dan BNPB pun sudah berusaha mencarinya. Namun, Y nggak juga ditemukan. Hingga akhirnya Y pulang dengan sendirinya setelah tujuh hari dinyatakan hilang.
Keluarga dan masyarakat setempat kemudian mengaitkan kejadian itu dengan suku makhluk gaib orang Bunian. Mereka percaya Y disesatkan orang Bunian sehingga nggak kunjung pulang. Kisah serupa juga dialami seorang pegawai Honorer Pemerintah Indragiri Hulu berinisial A asal Riau.

Cerita Suku Gaib Orang Bunian Bantu Manusia

Asap mengepul akibat kebakaran di hutan di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (3/3/2021). Foto: FB Anggoro/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Asap mengepul akibat kebakaran di hutan di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (3/3/2021). Foto: FB Anggoro/ANTARA FOTO
Meski banyak yang percaya orang Bunian ini suka menculik dan menyesatkan warga, namun ada juga cerita mengenai suku gaib ini yang membantu manusia. Salah satunya yaitu ketika tragedi Perang Sambas di Kalimantan.
ADVERTISEMENT
Masyarakat setempat meyakini orang Bunian turut membantu karena mereka merasa harus menjaga tanah dan tempat yang mereka tinggali. Pun dalam tragedi kebakaran hutan di Riau pada 2015. Konon tim pemadam kebakaran yang berjibaku memadamkan api turut dibantu oleh suku gaib orang Bunian.
Cerita tersebut berasal dari kesaksian anggota BPBD yang memiliki kemampuan penglihatan spiritual. Dalam ceritanya, dia menyebut orang-orang suku gaib Bunian berbondong-bondong membantu 11 damkar dalam menangani kebakaran hutan tersebut.
Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu orang Bunian dalam kepercayaan masyarakat Melayu dan Minangkabau, khususnya di daerah Sumatera bagian timur, Kalimantan, dan Malaysia bagian barat.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020