Apa Itu Tampon yang Dipakai Saat Menstruasi? Begini Cara Menggunakannya

Generasi Milenial
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjaga kesehatan seksual, khususnya bagi perempuan, salah satu caranya adalah menggunakan alat bantu menstruasi yang berfungsi sebagai penampung darah. Salah satu alat tersebut adalah tampon.
Namun, lantaran penggunaannya di Indonesia tidak sepopuler pembalut pada umumnya, belum banyak diketahui sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai apa itu tampon.
Apa Itu Tampon?
Seperti disebutkan sebelumnya, tampon adalah alat bantu penampung darah saat perempuan menstruasi. Ukurannya lebih kecil dibanding pembalut, sementara cara pakainya cenderung mudah meski memang perlu adaptasi bila belum terbiasa.
Karena lebih kecil dari pembalut, tampon mudah dan ringkas dibawa serta dapat diselipkan di mana pun. Tak cuma itu, tampon bisa dipakai ketika renang. Juga, buat yang pakai rok atau celana ketat, tidak akan tercetak seperti halnya pembalut.
Mengutip dari Verywell Health, tampon umumnya terbuat dari kapas, rayon, atau bisa juga kombinasi keduanya. Adapun serat penyerap diproduksi melalui proses pemutihan bebas klorin.
Berbentuk silinder untuk memudahkan penggunaannya, cara memakai tampon yakni dengan memasukkannya ke lubang vagina. Terdapat benang di ujung untuk menariknya kalau ingin dikeluarkan.
Perlu diingat, tampon merupakan produk sekali pakai. Karenanya, tampon wajib diganti secara berkala, bahkan dianjurkan setiap 4-8 jam meski tidak ada kebocoran sekalipun. Tujuannya agar tetap bersih dan tidak bocor saat menstruasi keluar banyak.
Cara Memasang dan Melepas Tampon
Seperti yang disebutkan sebelumnya, memasang tampon adalah dengan memasukkannya ke dalam vagina. Namun, sebelum memasukkannya, perlu untuk mencuci tangan hingga bersih guna mencegah bakteri.
Nah, kemudian bisa dengan membuka bungkus tampon baru dan pastikan benang di ujung terpasang kencang supaya bisa menariknya ketika mau diganti. Kemudian, posisikan tubuh dengan nyaman (paling nyaman dipasang saat berdiri dan mengangkat sebelah kaki).
Lanjut dengan membuka bibir vagina dengan dua jari, lalu tangan lain memasukkan tampon ke dalamnya. Pastikan benang berada di luar, sedangkan tampon masuk sepenuhnya ke dalam lubang. Lakukan secara perlahan dan rileks. Cuci tangan setelah selesai.
Kemudian cara melepasnya, yakni pertama dengan mengendurkan otot panggul terlebih dahulu. Angkat satu kaki, bisa meletakkannya di atas kursi, tepi bak kamar mandi, atau kloset.
Tarik secara perlahan tali yang pada saat pemasangan sudah dipastikan berada di luar. Kalau kesulitan, bisa membuka vagina dengan dua jari seperti ketika memasang tampon. Mengejan juga akan membantu.
Jadi, begitulah pengertian apa itu tampon dan cara menggunakannya saat menstruasi. Semoga bermanfaat. (bob)
