Konten dari Pengguna

Bahaya, Jangan Masukkan 5 Benda dan Makanan Ini ke Microwave!

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi microwave. Foto: Andrey_Popov/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi microwave. Foto: Andrey_Popov/Shutterstock

Walau tidak dimiliki semua orang, bagi yang punya, microwave merupakan alat rumah tangga yang sangat berguna. Bisa memasak beberapa makanan, kegunaan utama microwave adalah untuk menghangatkan.

Keuntungan dalam menggunakan microwave adalah praktis, tidak repot menggunakan banyak alat untuk memanaskan makanan. Selain itu, microwave juga sangat menghemat waktu karena biasanya hanya butuh beberapa detik atau menit saja.

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua benda boleh dimasukkan ke dalam microwave. Mengutip Real Simple, berikut lima benda yang pantang dimasukkan ke dalam microwave.

1. Telur rebus bulat utuh

Ilustrasi telur rebus. Foto: Pixabay

Tidak disarankan menghangatkan telur rebus bulat utuh dingin dengan microwave karena hanya dalam hitungan detik bisa meledak. Hal tersebut dikarenakan penumpukan uap di kuning telur yang tak bisa keluar dari bagian putih.

Karenanya, untuk menghangatkan telur rebus yang masih bulat utuh, wajib untuk dibelah menjadi empat terlebih dahulu. Bila sudah dibelah, uap yang ada di dalam kuning telur bisa keluar dengan bebas.

2. Styrofoam

Ilustrasi styrofoam untuk membungkus makanan Foto: Dok.Shutterstock

Wadah makanan styrofoam terbuat dari sejenis plastik sehingga pantang dimasukkan ke dalam microwave. Bahkan, bila dipanaskan, akan mengeluarkan zat kimia yang berbahaya ke makanan ataupun udara sekitar.

Selain itu, styrofoam juga bisa meleleh bila dipanaskan terlalu lama. Karena itu, sebaiknya makanan dipindahkan dulu ke tempat yang cocok dipakai seperti piring tebal atau wadah food grade.

3. Segelas air

Batasan konsumsi air mineral. (Foto: Thinkstock)

Mungkin ada yang biasa menghangatkan air atau teh menggunakan microwave karena faktanya memang lebih cepat. Namun, ternyata cara tersebut bisa berbahaya. Meski tak ada tanda-tanda, air bisa sangat cepat panasnya.

Karena tidak bisa mengukur tingkat panasnya, ada potensi gelas meledak. Lebih baik memanaskan air memakai ceret dengan menggunakan kompor. Bisa juga opsi ceret elektrik yang bisa memanaskan air.

4. Cabai

Cabai rawit. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Segala jenis cabai, baik merah, oranye, atau hijau mengandung mengandung senyawa capsaicin yang menjadi sumber pedas. Ketika cabai dipanaskan di microwave, capsaicin akan menguap.

Dari sana, ketika membuka pintu microwave, asap yang mengandung capsaicin tersebut bisa membuat iritasi dan melukai paru-paru, tenggorokan, mata, dan hidung. Alih-alih di-microwave, lebih baik cabai dipanggang, ditumis, atau dibakar.

5. Anggur

Buah anggur berkhasiat bagi kesehatan tubuh. (Foto: Thinkstock)

Anggur sebaiknya dimakan saja secara langsung. Bila benar-benar ingin memanaskannya, sebaiknya dengan cara dipanggang menggunakan oven atau menggunakan wajan dengan api kecil hingga sedang.

Pasalnya, anggur bakalan sangat panas, menyebabkan kandungan gula berubah jadi plasma cair. Dampaknya, anggur bisa saja meledak kapan saja, baik di dalam microwave maupun ketika hendak digigit. (bob)