Benarkah Banyak Pikiran dan Stres dapat Memicu Munculnya Jerawat?

Generasi Milenial
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak anggapan orang terkait pemicu jerawat, seperti salah satunya makan kacang. Padahal itu hanyalah mitos. Kemudian ada juga yang percaya bahwa banyak pikiran dan stres dapat memicu munculnya jerawat. Benarkah demikian? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasannya.
Stres Memperburuk Jerawat
Dari berbagai penelitian, banyak pikiran dan stres bukanlah pemicu timbulnya jerawat, khususnya di wajah. Namun, kondisi itu dapat memperburuk jerawat yang sebenarnya baru akan muncul ataupun memperburuk penyembuhan jerawat yang sudah muncul.
Oleh karenanya, ketika orang tengah stres itu dapat mengganggu penyembuhan jerawat. Kenapa bisa begitu? Sebab, hormon stres akan meningkat dan itu dapat memperparah luka ataupun jerawat.
Faktor Perubahan Hormon
Perubahan hormon pada manusia berbeda-beda. Oleh karenanya, para ahli menyebut perubahan hormon inilah yang jadi penyebab munculnya jerawat di kulit maupun wajah. Setiap orang yang tengah memiliki jerawat biasanya hormon di dalam tubuh mereka tidak stabil.
Hormon androgen yaitu testosteron yang tidak stabil dan berlebihan di dalam tubuh membuat kelenjar minyak memproduksi lebih banyak hingga menyumbat pori-pori. Hingga kemudian muncullah jerawat di kulit.
Kondisi ini biasanya juga dialami perempuan menjelang menstruasi. Selain itu, kemunculan jerawat juga dapat terjadi karena perubahan alat kontrasepsi satu ke alat KB lainnya.
Mengkonsumsi Obat-obatan atau Pemakaian Kosmetik
Faktor berikutnya yang juga dapat memengaruhi munculnya jerawat adalah obat-obatan dan kosmetik. Banyak orang kerap mengalami pertumbuhan jerawat yang sangat ekstrem akibat mengkonsumsi obat-obatan berbahaya.
Terkadang orang mengkonsumsi obat-obat untuk mencegah ataupun menyembuhkan jerawat. Bukannya memiliki efek yang bagus, namun malah berdampak buruk. Penggunaan obat yang tidak sesuai dan kosmetik yang tidak cocok justru cenderung meningkatkan hormon estrogen dan testosteron sehingga memicu munculnya jerawat.
Meski produk kosmetik atau obat-obatan aman digunakan, namun beberapa ahli menyebut tidak semua produk-produk itu cocok dengan semua kulit. Jika tidak cocok, hal itu justru akan memicu dan memperparah jerawat. (fre)
