Konten dari Pengguna

Benarkah dengan Meluruskan Kaki Setelah Olahraga Bisa Cegah Varises?

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Varises (Foto: Dok. Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Varises (Foto: Dok. Thinkstock)

Hampir semua orang pasti pernah menganggap meluruskan kaki usai berolahraga bisa mencegah varieses. Bahkan, ada beberapa pihak juga mengakui melakukan hal tersebut setelah berolahraga bakal ampuh mencegah penyakit yang menyerang pembuluh darah vena ini.

Lalu, bagaimanakah pembuktian anggapan tersebut secara ilmiah? Apa benar meluruskan kaki bisa mencegah hingga menghilangkan penyakit varises yang diderita banyak orang. Berikut penjelasannya!

Meluruskan Kaki Setelah Berolahraga Bukan Mencegah Varises

Seperti diketahui, varises merupakan penyakit yang menyerang pembuluh darah vena menjadi membesar hingga bengkak dan akan menimbulkan bercak biru atau ungu tua di tungkai hingga betis.

Varises kaki. Foto: Shutterstock

Nah, terkadang banyak orang sering menganggap hingga mempercayai meluruskan kaki usai berolahraga bisa mencegah munculnya varises. Akan tetapi, anggapan tersebut ternyata keliru.

Menurut berbagai sumber, hal itu ternyata hanya berdampak untuk membuat otot-otot pada kaki menjadi lebih rileks. Apalagi, setelah berolahraga, setiap otot terutama di kaki akan terasa nyeri hingga wajib meluruskannya.

Sebab, hal itu dinilai bakal mengurangi rasa kram, pegal hingga kaku. Dengan demikian, meluruskan kaki usai berolahraga dianggap bukanlah termasuk pencegahan varises.

Menghindari Pakaian Sempit dan Sepatu Hak Tinggi

Bukan meluruskan kaki setelah berolahraga, namun para pakar sepakat bahwa menghindari pakaian terkhusus celana panjang sempit hingga sepatu hak tinggi merupakan pencegahan utama penyakit yang menyerang pembuluh vena ini.

Ilustrasi wanita mengenakan sepatu High Heels. Foto: Getty Images

Pasalnya, hal-hal tersebut dianggap merupakan faktor utama mengapa banyak orang mengidap varises. Biasanya, orang yang bersangkutan disebut bakal mengalami rasa nyeri, kesemutan, panas, hingga berdenyut-denyut di bagian tungkai kaki.

Tidak hanya pakaian dan sepatu, keseringan mengonsumsi makanan pedas, merokok, hingga duduk atau berdiri terlalu lama juga memperparah kondisi varises. Nah, hal-hal tersebut juga harus dihindari agar pembuluh darah vena tidak mengalami pembengkakan.

Merendam Kaki di Air Hangat

Perlu diketahui, penderita varises tentu sangat merasakan bagaimana ketidaknyaman ketika beraktivitas. Rasa nyeri di kaki, kesemutan, hingga berdenyut-denyut merupakan hal yang sangat mengganggu.

Ilustrasi merendam kaki di air hangat. (Foto: Thinkstock)

Nah, menurut para pakar, penderita varises disarankan rutin merendam kaki di air hangat untuk mengurangi atau mencegah perkembangan varises. Disebutkan, air hangat bakal membantu melancarkan sirkulasi darah.

Selain itu, suhu panas di air hangat juga ampuh mengurangi kekakuan pada otot-otot kaki. Dengan demikian, varises disebut bisa dicegah hingga membuat kaki terasa ringan dan nyaman.

Nah, itulah penjelasan ilmiah mengenai anggapan pencegahan varises yang kerap disebut harus meluruskan kaki setelah berolahraga. Ternyata itu keliru ya, gaes. (fre)