Cocok buat Diet, 5 Manfaat Ubi untuk Bantu Turunkan Berat Badan

Generasi Milenial
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi mereka yang dalam proses menurunkan berat badan, selektif dalam menentukan jenis makanan tentu jadi kewajiban. Tak semua jenis makanan dapat dikonsumsi tanpa memperhatikan porsi yang tepat. Sebab, beberapa makanan mengandung kalori tinggi yang bisa menyebabkan penimbunan lemak.
Salah satu makanan yang bisa dikonsumsi saat diet adalah ubi. Cita rasa yang manis dan tekstur yang lembut, jenis umbi-umbian yang satu ini tak hanya lezat namun juga menyehatkan. Pasalnya, ubi memiliki kandungan nutrisi dan mineral yang baik untuk tubuh. Terutama untuk jenis ubi ungu, makanan ini wajib dimasukkan dalam menu diet.
Kandungan nutrisi di dalamnya dapat membantu yang diet untuk bisa mendapatkan berat badan ideal secara efektif. Berikut lima alasan ubi bisa bantu menurunkan berat badan. Simak ulasannya.
1. Rendah Kalori
Salah satu faktor utama yang memengaruhi turunnya berat badan adalah menjaga keseimbangan energi negatif. Artinya, kita harus mengonsumsi lebih sedikit kalori, dan membakar lebih banyak energi.
Nah, ubi memiliki kadar kalori yang rendah, sehingga kamu tak perlu khawatir untuk menyantapnya. Satu potong ubi seberat 120 gram hanya mengandung 112 kalori saja. Dengan menyantap dua potong ubi, perut sudah terasa kenyang, tanpa harus kelebihan asupan kalori.
2. Kaya Serat
Tak cuma kadar kalorinya yang rendah, ubi juga kaya akan serat pangan. Kandungan serat tersebut akan membentuk semacam gel di dalam perut, dan menciptakan rasa kenyang dalam waktu lebih lama.
Selain itu, serat pangan juga akan mengurangi kadar hormon lapar, memperlambat pencernaan, dan meningkatkan kestabilan gula darah. Bahkan, hasil penelitian di tahun 2019 yang dipublikasikan dalam Journal of Nutrition, asupan serat pangan dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kedisiplinan saat diet.
3. Sumber Karbohidrat yang Baik
Kendati sedang menjalani diet untuk menurunkan berat badan, bukan berarti kita lantas melupakan asupan karbohidrat. Nutrisi yang satu ini berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh.
Sebaiknya, pilihlah jenis karbohidrat kompleks. Sebab, kandungan nutrisinya lebih bervariasi plus kaya serat. Karbohidrat kompleks juga tak akan menyebabkan terjadinya lonjakan gula darah.
Setidaknya, 328 gram ubi tumbuk mengandung karbohidrat total sebesar 58 gram. Sebanyak 8,2 gram di antaranya merupakan karbohidrat kompleks.
4. Kaya Air
Salah satu alasan mengapa ubi sangat baik disantap sebagai menu diet adalah kadar airnya yang tinggi. Sejatinya, saat tubuh dehidrasi, proses metabolisme juga akan ikut melambat. Mengonsumsi ubi dapat membantu menghidrasi kembali sel tubuh, dan meningkatkan metabolisme.
Hal ini akan mencegah timbunan lemak pada tubuh, menyeimbangkan pH, dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Tingginya kadar air pada ubi akan membuat kita kenyang lebih lama.
5. Indeks Glikemiknya Rendah
Meski cita rasanya manis, tapi ternyata ubi memiliki indeks glikemik yang rendah, lho. Indeks glikemik ini dapat memengaruhi tingkat gula darah, dan bila kadarnya tinggi, bisa menimbulkan lonjakan gula darah. Ketidak stabilan gula darah akan membuat kita merasa lapar dan kalap makan, serta memperbesar risiko terkena diabetes tipe-2.
Untungnya, ubi rebus hanya memiliki indeks glikemik sebesar 44-61, sementara ubi panggang sebesar 82. Jadi, kita tetap bisa menikmatinya tanpa harus khawatir usaha menurunkan berat badan jadi gagal. (mon)
