Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.94.1
Konten dari Pengguna
Kenapa Susu Warnanya Putih?
1 September 2022 10:44 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Pertanyaan mengenai penyebab susu warnanya putih tersebut sudah sejak lama terbesit di pikiran banyak orang. Nah, buat yang penasaran, mengutip dari Fonterra, simak penjelasan oleh Sheelagh Hewitt selaku Ilmuwan Riset berikut ini.
Menurut Hewitt, pertanyaan tersebut cukup sulit dijawab. Namun, hingga kini, penjelasan paling tepat mengenai sebab warna susu itu putih menurut Hewitt adalah “semua tergantung bagaimana susu memantulkan cahaya.”
Dijelaskan Hewitt, susu umumnya mengandung air , yang mana semua orang juga tahu kalau itu tidak berwarna. Hanya saja, susu tidak bening karena juga mengandung protein, lemak, dan vitami.
Salah satu protein utama susu adalah casein, yang mana berkumpul dalam kelompok kecil dengan kalsium dan fosfat. Ketiganya kemudian membentuk partikel kecil yang akrab disebut misel.
ADVERTISEMENT
Dari sini, deh, pas mengenai partikel misel kecil itu, cahaya membias dan menyebar. Susu pun memantulkan keseluruhan panjang gelombang cahaya dan tidak menyerap apapun, membuatnya jadi tampak putih.
“Alasannya adalah pembiasan cahaya dari molekul-molekul ini. Partikel kecil dalam susu tidak menyerap cahaya, tetapi menyebarkannya, sehingga susu tampak putih,” jelas Hewitt.
Hal itu juga yang membuat susu tak selalu murni berwarna putih. Jadi, jangan khawatir kalau misalnya menemukan susu yang warnanya tidak benar-benar putih dan agak kekuningan.
Selain faktor partikel misel, gumpalan lemak susu juga bisa berwarna kuning karena karotenoid, zat seperti beta karoten. Tingkat beta karoten susu lebih tinggi dari sapi pemakan rumput ketimbang jerami atau biji-bijian. (bob)