Kulit Berbintik Merah dan Gatal ketika Hamil, Berbahaya atau Tidak?

Generasi Milenial
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat hamil, ibu harus selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, termasuk kesehatan kulit. Pasalnya, kulit ibu hamil akan lebih sensitif. Hal tersebut dipengaruhi oleh perubahan hormon. Kulit ibu hamil pun jadi rentan terasa gatal hingga menimbulkan ruam dan bintik merah.
Rasa gatal tersebut bisa muncul di area tubuh mana saja, terutama pada bagian perut. Bintik merah gatal yang muncul pada perut disebabkan oleh peningkatan suplai darah ke kulit. Selain itu, perkembangan bayi di dalam kandungan juga membuat kulit terasa meregang dan gatal.
Nah, apakah kulit berbintik merah dan gatal akan membahayakan ibu hamil?
Menurut The College of Family, 20 persen ibu hamil akan mengalami kulit berbintik merah dan gatal. Penyebabnya adalah kondisi kulit yang kering, terutama di sekitar stretch mark. Umumnya, ruam yang muncul bersifat jinak, sehingga tidak membahayakan ibu dan janin.
Namun, jika gatal-gatal tersebut berlangsung dalam waktu lama, segera periksakan diri ke dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Lantas, bagaimana cara mencegah kulit berbintik merah dan gatal saat hamil?
Ibu hamil dapat menggunakan pelembap yang bebas pewangi setelah mandi. Oleskan pelembap tersebut di area yang rawan gatal dan berkeringat, seperti perut dan area lipatan pada tubuh.
Selain itu, kenakan pakaian yang longgar dan berbahan katun. Hal ini akan membuat ibu jadi tidak mudah berkeringat. (mit)
