Kumpulan Kata-Kata Sindiran untuk Orang yang Suka Pamer dan Hura-Hura

Generasi Milenial
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernah enggak, sih, kamu menemukan orang yang hobi banget hura-hura dan suka pamer. Setiap postingannya di media sosial isinya selalu pamer. Apalagi jika pamer yang dilakukannya itu dibubuhi dengan kata-kata sok bijak.
Memang, sih, pamer dan berbagai kebahagian itu beda tipis. Oleh karenanya, banyak orang yang salah mengartikannya hingga kerap pamer kebahagiaan yang dibungkus dengan berbagi kebahagian. Kadang suka kesel gak, sih, sama orang-orang model begini?
Nah, beberapa kata sindiran ini cocok untuk mereka yang suka pamer dan foya-foya.
Bukan berarti hidup hemat menjadi murahan!
Kaki cuma ada dua, tapi koleksi sepatunya banyak banget!
Menabunglah untuk masa depan karena kehidupan penuh dengan kejutan.
Tidak perlu marah dengan orang yang suka pamer kebahaiaan. Mungkin dia belum cukup bahagia sehingga membutuhkan pengakuan orang lain.
Berbagi kebahagian dan pamer itu beda tipis. Jarang disadari, itu bisa seperti api yang perlahan melalap kayu.
Hargai orang yang suka pamer karena pamer juga butuh usaha.
Gayamu yang selangit seakan membuatmu lupa kalau masih menginjak tanah.
Tak butuh pengakuan. Sebab, langit tidak perlu menjelaskan bahwa dirinya tinggi.
Kalau mau pamer, pamer saja! Gak perlu dibungkus dengan berbagi kebahagian atau memotivasi orang lain. Apalagi sambil menyertakan kata-kata bijak di caption, gak nyambung!
Pacar dipamerin, uang dipamerin, makanan dipamerin, jalan-jalan dipamerin, gak sekalian mukamu dipamerin?
Buatlah hidup yang hebat, bukan hidup yang hanya ingin terlihat kaya, bisa, dan kelihatannya hebat.
Jangan malu terlihat miskin, tapi malulah ketika kamu pura-pura kaya biar dilihat orang.
Kebiasaan orang bodoh itu beli barang yang sebenarnya mereka nggak perlu, pakai uang yang sebenarnya bukan uang mereka, untuk pamer ke orang yang sebenarnya tidak peduli dengan mereka. -Rico Huang
Privasi itu penting, gak semuanya harus diumbar untuk mendapat pengakuan.
Jadilah orang yang terhormat, bukan orang yang gila kehormatan.
(daa)
