Konten dari Pengguna

Makna Lagu Amigdala, Kukira Kau Rumah, yang Tengah Viral di Medsos

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Band Amigdala. Foto: Instagram/@musikamigdala
zoom-in-whitePerbesar
Band Amigdala. Foto: Instagram/@musikamigdala

Sebuah lagu bertajuk Ku Kira Kau Rumah dari band Amigdala baru-baru ini viral dan menjadi sorotan warganet. Tak ayal bila akhirnya marak yang mencari tahu makna di balik lagu tersebut.

Buat yang penasaran dengan arti lagu Amigdala yang berjudul Kukira Kau Rumah, mari disimak pembahasan berikut.

Kau datang tatkala sinar senjaku telah redup

Dan pamit ketika purnamaku penuh seutuhnya.

Dua kalimat pembuka lagu itu menceritakan seseorang yang datang ketika si pelantun sedang rapuh, tapi akhirnya ditinggal juga saat sedang sayang-sayangnya. Nah, sinar senja itu menggambarkan harapan, sementara redup berarti mulai hilang. Intinya kena PHP.

Kau yang singgah tapi tak sungguh

Kau yang singgah tapi tak sungguh.

Bagian tersebut menyebutkan bahwa sosok yang hadir itu datang tapi tak benar-benar serius. Karena main-main, jadi bisa pergi begitu saja yang mana menyakiti hati si pelantun lagu.

Kukira kau rumah

Nyatanya kau cuma aku sewa.

Rumah, seperti artinya, adalah tempat tinggal. Kata rumah dijadikan pengganti untuk menggambarkan seseorang. Ketika dibilang rumah, berarti orang itu bisa jadi tempat tinggal yang nyaman dan bahkan bisa untuk selamanya.

Sempat mengira sosok tersebut bisa jadi 'rumah' ,nyatanya malah sebaliknya. Kata sewa berarti meminjam sementara. Nah, kalau sewaan, berarti bukan milik sendiri dan tentu ada waktunya kembali atau dikembalikan. Ini bisa bermakna sosok itu hanya sementara saja

Dari tubuh seorang perempuan yang memintamu untuk pulang.

Karena sewa berarti akan dikembalikan, nah tentu ada sosok yang menerimanya, kan? Ya, bagian ini bisa berarti sebenarnya sosok itu sebenarnya milik orang lain. Kedatangannya hanya sementara, yakni untuk menghibur pelantun agar bisa bangkit.

Timbul rasa di hati si pelantun karena sudah dihibur selama ini. Namun, ujungnya kecewa karena mengetahui sosok tersebut ternyata sudah ada yang punya. Jadi, ia merasa kena PHP dari seseorang yang ternyata sudah punya pacar.

Kau bukan rumah

Kau bukan rumah

Kau bukan rumah

Kau bukan rumah.

Bait-bait terakhir tersebut dinyanyikan secara berulang, bisa berarti meyakinkan diri agar segera sadar bahwa sosok tersebut tidak bisa menjadi tempat pulang alias rumah. Karena, seperti yang diketahui, sosok tersebut sudah punya pacar.

Intinya, lagu viral tersebut memiliki makna kekecewaan yang timbul karena merasa tertipu sudah jatuh cinta. Bisa karena dirinya sendiri yang sudah berharap, atau sosok tersebut yang tidak memberi tahu di awal kalau dia sudah punya pacar. (bob)