Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Efek Pratfall dan Bagaimana Kesalahan Memengaruhi Daya Tarikmu

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi merasa ilfeel. Foto: Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi merasa ilfeel. Foto: Getty Images

Ketika kamu melakukan kesalahan di depan kekasih atau orang yang kamu sayang, kamu tak perlu khawatir mereka akan ilfeel padamu. Justru, kesalahan tersebut akan membuatnya semakin menyukai kamu lho.

Pernahkah kamu mendengar tentang efek psikologi bernama the pratfall effect atau efek pratfall? Itu merupakan fenomena di mana, seseorang akan semakin terlihat menarik/atraktif di mata orang lain jika ia membuat kesalahan.

Namun, harus diingat baik-baik agar Pratfall Effect ini terjadi, kita harus dinilai menarik sebelum kita membuat kesalahan lho. Jika kita sebelumnya sudah dinilai tidak menarik karena membuat kesalahan, hal itu hanya akan membuat kita menjadi semakin tidak menarik dan membuat orang lain ilfeel.

Contohnya seperti, ketika kita membuat kesalahan atau hal aneh di depan orang yang belum kita kenal atau baru saja kenal. Hal ini justru bisa menimbulkan efek psikologis yang membuat mereka ilfeel terhadap kita sesudahnya.

Psikolog Amerika Elliot Aronson, yang dikenal karena penelitiannya tentang teori disonansi kognitif, dijelaskan pada 1966 efek Pratfall, sebuah fenomena psikologis yang terdiri dari peningkatan atau pengurangan daya tarik interpersonal seseorang setelah dia melakukan kesalahan.

Ilustrasi merasa ilfeel. Foto: Getty Images

Efek Pratfall ini berfungsi sebagai pengingat yang baik kepada kita bahwa tidak apa-apa untuk berbuat salah. Kesalahan yang terjadi sesekali tidak hanya dapat diterima, tetapi juga dapat bermanfaat untuk diambil pelajaran dari kesalahan tersebut.

Selama kesalahan itu tidak membuat buruk reputasi untuk tidak disukai, kesalahan sesekali bisa sangat berguna.

Besarnya kesalahan juga sangat penting. Orang yang menarik yang membuat kesalahan kecil menjadi sedikit kurang, sementara jika kegagalannya serius mereka akan lebih menyukai orang lain tetapi juga kehilangan sebagian kecil dari rasa hormat mereka.

Di sisi lain, mereka yang tidak menarik akan semakin berkurang setelah melakukan kesalahan apa pun keseriusannya. Jadi, itulah alasannya mengapa sebagian di antara kita mudah ilfeel jika melihat kesalahan orang lain. (via)