Konten dari Pengguna

Mengigau, Kenapa Kita Bisa Ngomong Sendiri Saat Tidur?

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tidur. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tidur. Foto: Shutterstock

Mengigau atau berbicara saat tidur merupakan hal yang sering dialami banyak orang. Sebab, seseorang yang mengalaminya bisa berbicara apa saja. Hal itulah yang terkadang membuat teman sekamar terkejut ketika menyaksikan orang yang tengah mengigau.

Lalu, seperti apakah mengigau tersebut? Dan, mengapa hal itu bisa terjadi ketika kita tertidur? Pasalnya, kebiasaan tersebut cukup aneh hingga kerap disebut sebagai tanda-tanda masalah kesehatan.

Nah, berikut penjelasan terkait kenapa orang bisa ngomong sendiri saat tidur alias mengigau dirangkum dari berbagai sumber.

Gangguan REM (Rapid Eye Movement)

Ilustrasi seseorang mengalami gangguan tidur. Foto: Unsplash.com

Mengigau atau somniloquy merupakan kondisi seseorang yang mengalami setengah sadar saat tertidur. Nah, hal ini terjadi karena gangguan tahap tidur REM atau Rapid Eye Movement. Biasanya, ketika manusia berada di tahap ini maka akan memasuki alam mimpi.

Mata kemudian akan bergerak cepat dalam keadaan tertutup. Selain itu, tekanan darah dan jantung juga mengalami peningkatan atau bergerak cepat karena berada di tahap REM atau bermimpi.

Namun, jika mengalami gangguan masuk ke tahap REM, di sinilah seseorang bisa mengalami perilaku abnormal atau mengigau. Mengeluarkan suara merupakan hal yang sering terjadi karena kondisi tubuh tidak mengalami fase tidur dengan baik.

Lebih parahnya, seseorang yang mengigau juga bisa melukai dirinya sendiri atau orang lain ketika mengalami gangguan masuk ke tahap tidur REM.

Stres

Ilustrasi seseorang mengalami stres. Foto: Shutterstock

Selain mengalami gangguan REM, stres ternyata merupakan faktor kedua yang membuat seseorang mengigau. Pasalnya, ketika mengalami demikian, otak dianggap tidak bisa bekerja dengan baik terutama mengikuti fase tidur.

Hal-hal seperti inilah yang menyebabkan kamu mengalami gangguan siklus tidur. Sebab, otak dinilai tetap bekerja ekstra karena faktor stres yang tengah dialami hingga menyebabkan seseorang bisa berbicara meski tengah tertidur.

Perlu diketahui, stres juga disebut berdampak besar mengganggu siklus tidur. Tak jarang, banyak orang yang mengalaminya tidak menikmati tidur dan sering mengigau lantaran tengah stres.

Pengaruh Obat atau Alkohol

Ilustrasi obat-obatan. Foto: Shutter Stock

Faktor terakhir yang menyebabkan tubuh bisa mengigau karena pengaruh obat-obatan atau minuman beralkohol. Menurut para pakar, efek samping obat-obatan sangat mempengaruhi siklus tidur manusia karena bakal mempengaruhi kerja otak.

Selain itu, minuman beralkohol juga termasuk yang menyebabkan seseorang berbicara saat tertidur atau mengigau. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi tersebut dianggap akan memperburuk kesehatan karena tidak menikmati fase tidur dengan baik.

Memang banyak ditemui orang mengigau saat kondisi tubuhnya lagi kurang fit. Namun, tidak selalu demikian. Hanya saja jika sering mengigau, itu dapat memengaruhi kebugaran. Sebab, orang yang sering mengalami kondisi ini biasanya nggak menikmati tidur atau waktu istirahat dengan baik. (fre)