Konten dari Pengguna

Sering Dianggap Pamali, Bersiul Nyatanya Bermanfaat bagi Kesehatan, Lho!

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bersiul Foto: Flickr/Jonny Hughes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bersiul Foto: Flickr/Jonny Hughes

Bersiul acap akali sering dikaitkan dengan pamali atau hal yang pantang dilakukan. Bahkan, ada lho yang sampai mempercayai bahwa bersiul bisa memanggil atau mengundang makhluk gaib. Apalagi jika dilakukan pada malam hari.

Namun, di balik itu, tahukah kamu bahwa bersiul yang sering disebut sebagai pamali ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan, lho. Apalagi, tak banyak orang yang tahu kebiasaan tersebut juga mampu mengubah suasana hati menjadi lebih riang.

Nah, apa-apa sajakah manfaat bersiul tersebut? Simak penjelasan berikut.

Menghilangkan Rasa Jenuh atau Bosan

Tak bisa dimungkiri, ketika merasa jenuh atau bosan, hampir semua orang pasti sering bersiul. Apalagi, kebiasaan ini acap kali dilakukan ketika mengalami macet parah di jalan raya. Pasalnya, mau marah salah, mau protes juga nggak guna.

Nah, ujung-ujungnya, bagi pengendara roda dua hingga empat dan selebihnya bersiul di kendaraan masing-masing. Sebab, kebiasaan tersebut dianggap bisa menghilangkan rasa jenuh atau bosan terkhusus saat menghadapi kemacetan.

Ditambah, bersiul dengan mendendangkan lagu favorit merupakan hal yang dianggap menghilangkan rasa jenuh. Tak ayal, bagi orang yang bisa bersiul selalu melakukan kebiasaan ini ketika mereka mengalami kejenuhan.

Menurunkan Stres

Kamu pasti tidak percaya bahwa bersiul juga merupakan salah satu terapi yang ternyata bisa menurunkan stres. Menurut berbagai sumber, kebiasaan ini dinilai ampuh menurunkan penderita stres karena dianggap bisa membuat pikiran lebih rileks.

Terlebih, kebanyakan orang yang bersiul cenderung mendendangkan lagu favorit mereka. Hal inilah yang dianggap bisa menurunkan stres yang dialami setiap orang. Apalagi, dengan bersiul, suasana hati yang sebelumnya tidak enak akan menjadi lebih baik dengan melakukan kebiasaan tersebut.

Bahkan, mantan Humas BNPB, almarhum Sutopo Purwo Nugroho, mengaku sering bersiul untuk mengurangi rasa nyeri ketika mengalami pengobatan kemoterapi. Sebab, kebiasaan tersebut dianggap mampu mengurangi rasa nyeri.

Baik untuk Pernapasan

Selain mengurangi stres dan menghilangkan kejenuhan, bersiul ternyata juga berdampak baik untuk pernapasan. Menurut para ahli, kebiasaan ini mampu memperkuat paru-paru termasuk diafragma agar bekerja dengan baik.

Dengan begitu, setiap orang yang bersiul dianggap tidak hanya mengurangi rasa stres atau menghilangkan rasa jenuh, namun juga bisa memperlancar sistem pernapasan.

Apalagi, kebiasaan ini juga berdampak positif terhadap diafragma karena akan bekerja lebih rileks ketika menarik atau mengeluarkan udara dari paru-paru.

Begitulah fakta menarik tentang bersiul yang ternyata berdampak positif bagi kesehatan tubuh. Ngomong-ngomong, kamu bisa bersiul nggak? (fre)