Sering Disangka Cuma Konspirasi, 7 Hal Ini Ternyata Benar-Benar Kenyataan

Generasi Milenial
Generasi Milenial
Konten dari Pengguna
16 Desember 2021 14:42 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Orang umumnya menganggap bahwa konspirasi hanyalah omong kosong dari fakta atau mitos yang dilebih-lebihkan. Bahkan, ada pula yang menghubungkan konspirasi dengan kelompok tertentu. Itulah sebabnya banyak orang yang tidak percaya dengan konspirasi.
ADVERTISEMENT
Namun, ternyata ada tujuh hal yang sering dianggap sebagai konspirasi yang benar terjadi di kehidupan nyata. Apa saja itu?

1. Pencarian UFO oleh AS

Ilustrasi UFO. Foto: Pixabay
Bukan rahasia lagi jika Amerika Serikat (AS) memilik Area 51, yaitu sebuah wilayah yang katanya merupakan tempat alien bersembunyi atau mendaratkan UFO di bumi. Itulah sebabnya banyak rumor yang menyatakan bahwa militer AS gencar melakukan pencarian terhadap UFO karena dianggap membahayakan warganya.
Faktanya, hal tersebut ternyata benar-benar terjadi. Pemerintah AS menggelontorkan dana sebesar US$22 juta untuk sebuah lembaga bernama Advanced Aerospace Threat Identification Program (AATIP). Lembaga yang dibentuk pada 2007 itu ditugaskan untuk mencari UFO dan alien. Lembaga dibentuk akhirnya gulung tikar pada 2012.
Tak berhenti sampai di situ, Pemerintah AS kembali membentuk lembaga Unidentified Aerial Phenomena Task Force (UAPTF) pada Agustus 2020. Lembaga tersebut memiliki tugas yang sama seperti AATIP.
ADVERTISEMENT

2. Perekrutan Ilmuwan NAZI untuk Mengembangkan Bom Atom di AS

Ilustrasi ilmuwan. Foto: Pixabay/jarmoluk
Tak hanya soal UFO, konspirasi lain yang berasal dari AS adalah perekrutan ilmuwan NAZI untuk mengembangkan bom atom saat Perang Dingin. Dalam Operasi Paperclip, warga AS melihat ada ilmuwan NAZI yang tergabung dalam program antariksa AS. Mereka khawatir ilmuwan tersebut pernah terlibat dalam kekejaman NAZI.
Presiden ke-33 AS Harry S.Truman menampik hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ilmuwan yang terlibat dalam kekejaman NAZI tidak diikutsertakan dalam perekrutan tersebut.
Faktanya, ada rekrutan dari NAZI yang terlibat dalam Perang Dunia II. Hal itu diungkapkan oleh Joint Intelligence Objectives Agency. AS dianggap pura-pura lupa dengan kenyataan tersebut. Walaupun begitu, ilmuwan itu terbukti tidak bersalah atas kejahatan perang.
ADVERTISEMENT

3. AS Memata-matai Warganya

John Lennon. Foto: Pixabay
Setelah Perang Dingin berakhir, AS dihadapkan dengan arus kebudayaan baru. Banyak musisi dan artis yang menyuarakan antiperang. Salah satunya adalah The Beatles melalui lagunya yang berjudul Imagine.
Akibat hal tersebut, Pemerintah AS diam-diam mematai-matai warganya. Salah satunya adalah John Lennon, vokalis The Beatles. Hal itu membuktikan bahwa isu AS melakukan pengintaian terhadap warganya bukanlah kabar burung belaka.

4. Fitnah AS Terhadap Kuba

Memorandum Operasi Northwood. Foto: Wikipedia
Masih dari AS, negara adidaya tersebut pernah mengalami kegagalan dalam Insiden Teluk Babi. Mereka gagal secara politik dalam mencegah naiknya Fidel Castro ke kursi kekuasaan. Akibat hal tersebut, muncul kabar burung bahwa AS memfitnah Kuba untuk menutupi kekalahannya.
Militer AS pernah merencanakan Operasi Northwoods untuk menjatuhkan Kuba. Namun, operasi yang dirancang oleh Kementerian Pertahanan AS dan Kepala Staf Gabungan AS tersebut ditolak oleh Presiden ke-35 As John F.Kennedy.
ADVERTISEMENT
Namun, beberapa tahun kemudian, rumor tersebut kembali mencuat. Pada tahun 1997, lebih dari 1.500 lembar transkrip rekaman pembunuhan Kennedy dipublikasikan. Dalam dokumen tersebut, terdapat catatan mengenai Operasi Northwoods dan menjadi bukti bahwa itu bukan sekadar konspirasi.

5. BBM Berbahan Timbal

Bahan bakar minyak (BBM) pernah diisukan mengandung zat timbal. Menurut konspirasi yang beredar, ada beberapa perusahaan migas yang tidak peduli dengan bahaya tersebut. Mereka menyembunyikan kenyataan bahwa produk merek bebas timbal.
Di AS, zat yang berbahaya bagi tubuh manusia tersebut mulai dilarang digunakan sejak 1970-an. Sebaliknya, perusahaan migas di Eropa Timur dan beberapa negara berkembang justru diam-diam menggunakan bahan tersebut selama 14 tahun terakhir.
Jadi, terungkap bahwa masih ada BBM yang berbahan timbal di beberapa negara.
ADVERTISEMENT

6. Keberadaan Mafia

Ilustrasi mafia. Foto: Pixabay
Sebelum berbagai kasus mafia terungkap di seluruh dunia, ternyata keberadaan mafia hanyalah konspirasi. Hal tersebut mulai beredar pada abad ke-19 dan memuncak pada tahun 1946.
Hingga akhirnya, keberadaan mafia pertama kali diketahui pada tahun 1962. Kala itu, Josep Joe Valachi mmbocorkan rahasia mafia Italia-Amerika di Senat AS. Ia diketahui melanggar kode omerta atau asas kerahasiaan dalam hierarki mafia.

7. Proyek Sunshine

Ilustrasi bom atom. Foto: Pixabay/WikiImages
Setelah Perang Dunia II berakhir, terdapat sebuah konspirasi yang beredar tentang bom atom. Kala itu, AS diisukan ingin mengetahui seberapa besar dampak bom atom yang mereka gunakan untuk menyerang Hiroshima dan Nagasaki. AS ingin menggunakan jenazah anak dan bayi sebagai kelinci percobaan.
Ternyata, kabar tersebut bukan isu belaka. AS benar-benar melakukan hal tersebut melalui proyek Sunshine pada tahun 1956. Mereka mengumpulkan 1.500 mayat anak dan bayi dari Australia dan Eropa. Parahnya lagi, mayat tersebut diambil tanpa seizin keluarganya.
ADVERTISEMENT
Itu tadi tujuh hal yang disangka konspirasi, tapi ternyata benar terjadi. Bagaimana menurutmu? (mit)