Soal Ibu Hamil Tak Suka Aroma Suaminya, Normalkah?

Generasi Milenial
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat hamil, indera penciuman ibu akan makin sensitif. Hal itu disebabkan oleh mekanisme evolusi yang dikembangkan tubuh, terutama pada indera penciuman. Evolusi tersebut berfungsi untuk mencegah ibu menggunakan atau mengkonsumsi sesuatu yang bisa jadi racun bagi janin.
Selain itu, penciuman yang sensitif juga disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan human chorionic gonadotropin (hCG) pada trimester pertama. Hal itu dapat memengaruhi saraf tubuh yang mengantarkan sinyal bau ke otak.
Salah satu aroma yang kerap mengganggu ibu hamil adalah aroma suaminya sendiri. Aroma musky yang menempel pada tubuh suami sering kali membuat ibu merasa mual. Itulah sebabnya beberapa ibu hamil tak ingin berdekatan dengan suaminya. Hal itu berpengaruh juga pada gairah seksualnya.
Meskipun begitu, kondisi tersebut biasanya hanya akan bertahan maksimal sampai 20 minggu usia kehamilan. Setelah itu, indera penciuman ibu akan kembali normal.
Buat kamu para suami, jangan buru-buru marah kalau istri yang sedang hamil tiba-tiba tak ingin dekat denganmu, ya. Mungkin saja dia sedang menjaga janinnya dari aroma-aroma yang mengganggu. Kamu bisa mengganti parfum dengan aroma yang menenangkan dan cocok untuk hidung istri. (mit)
