Konten dari Pengguna

Stres Bikin Pengin Potong Rambut, Kenapa Begitu Ya?

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi potong rambut Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi potong rambut Foto: Pixabay

Beberapa orang, terutama perempuan, ketika mengalami stres, memilih untuk potong rambut. Kebiasaan tersebut ternyata sudah ada penelitiannya dan bisa dijelaskan secara psikologi, lho!

Mengutip dari News Delivers, dilaporkan Dazed Digital, Ahli Psikoterapis asal Pennsylvania, Amerika Serikat, Rebecca Newman mengatakan bahwa memotong rambut saat stres berkaitan dengan keputusan terburu-buru ketika seseorang merasa stres.

Masih menurut Newman, kala seseorang tengah mengalami stres akibat transisi yang menyakitkan, kecenderungan membuat keputusan secara cepat timbul guna memberi kelegaan batin. Hal tersebut agar bisa segera terbebas dari rasa stres.

Penelitian menyebut orang-orang yang mengalami stres, biasanya karena baru putus cinta, dengan hanya memotong atau mengubah gaya rambut, bisa membuat perasaan menjadi lebih baik.

Potong Rambut untuk Move On

Ilustrasi potong rambut. (Foto: Thinkstock)

Senada dengan Newman, Psikolog Patricia A. Farrell mengatakan rambut panjang biasanya melambangkan masa lalu. Nah, cara terbebas dari masa lalu yang ingin dilupakan itu adalah dengan memotong rambut.

Seperti yang dilaporkan Hello Giggles, Farrell juga mengatakan bahwa cara termudah buat seseorang melakukan perubahan, terutama perempuan, adalah dengan memotong rambut. Itu juga jadi salah satu cara terbaik buat perempuan untuk move on, lho.

Selain untuk mengurangi stres, memotong rambut juga menandakan bahwa pelakunya ingin meningkatkan kepercayaan diri. Psikolog Graham Hole mengatakan bahwa potong rambut pascaputus meningkatkan daya tarik sekaligus kepercayaan diri seseorang untuk melanjutkan kehidupan baru dengan bahagia.

Fenomena tersebut sebenarnya juga ada positif dan negatifnya. Positifnya, potongan rambut bisa membuat merasa lebih bahagia dan pikiran jadi positif. Namun, negatifnya, menjadi boros karena biasanya dilakukan secara kompulsif. (bob)