Suka Menganggap Diri Rendah dari Orang Lain? Hati-Hati Inferiority Complex

Konten dari Pengguna
12 Mei 2022 9:28
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Suka Menganggap Diri Rendah dari Orang Lain? Hati-Hati Inferiority Complex (52797)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi inferiority complex. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Rasa takut, merasa diri lemah, insecure, dan rendah diri merupakan hal yang tentunya wajar dirasakan oleh beberapa orang. Takut merasa tak cukup baik bagi seseorang atau bagi diri sendiri juga merupakan kondisi perasaan yang juga sering dirasakan.
ADVERTISEMENT
Kondisi merasa diri rendah disebut juga dengan istilah inferiority complex. Yup, istilah inferiority complex adalah istilah yang berkembang dan digunakan untuk menjelaskan tentang suatu keadaan di mana seseorang merasa lebih rendah daripada orang lain.
Istilah ini sudah diperkenalkan oleh psikolog bernama Alfred Adler pada 1907. Sebenarnya, kondisi ini sangat normal saat seseorang bisa mengukur kemampuannya dengan orang lain. Namun, rasa rendah diri ini juga bisa membawa pada kondisi lain yang akan membuat seseorang menjadi sangat kesulitan memahami dirinya sendiri.

Gejala Inferiority Complex

Suka Menganggap Diri Rendah dari Orang Lain? Hati-Hati Inferiority Complex (52798)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi inferiority complex. Foto: Pixabay
Gejala yang muncul bukan hanya tentang kekhawatiran pada kemampuan diri sendiri. Inferiority complex bisa membuat orang lebih dari itu. Berikut gejala yang yang sering muncul dari sindrom rendah diri.
ADVERTISEMENT
  • Merasa diri selalu kurang, tidak aman, dan tidak berharga.
  • Menjauhkan diri dari lingkungan sosial.
  • Selalu membandingkan diri dengan orang lain.
  • Merasa dimusuhi, frustrasi, gugup, atau tertekan.
  • Insomnia.
  • Ketidakmampuan menyelesaikan sebuah tanggung jawab.
Orang yang merasa rendah diri kadang juga memunculkan kecenderungan menutupi masalahnya sendiri. Mereka akan mencari kesalahan orang lain sekaligus sulit mengakui kesalahannya sendiri. Selain itu, mereka pun akan cenderung kompetitif dan sensitif terhadap kritik.

Penyebab Inferiority Complex

Suka Menganggap Diri Rendah dari Orang Lain? Hati-Hati Inferiority Complex (52799)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi inferiority complex. Foto: Pixabay
Seperti kebanyakan kondisi psikologis lainnya, inferiority complex juga bisa muncul karena banyak faktor. Penyebab yang timbul tidak selalu karena masalah perilaku mental saja. Berikut beberapa penyebab yang bisa memupuk rasa inferiority complex pada seseorang:
1. Pengalaman Masa Kecil
Faktor yang paling sering memicu rasa rendah diri adalah pengalaman masa kecil. Seseorang yang sering dibanding-bandingkan hingga terus mendengar komentar negatif dari seseorang tentang dirinya bisa muncul sikap rendah diri. Namun, kondisi ini juga bisa menimpa remaja yang terus-menerus mendapatkan perlakuan yang serupa.
ADVERTISEMENT
2. Faktor Kesehatan Mental
Berhati-hatilah dengan kondisi kesehatan mental seseorang. Kamu mungkin bisa menyangkal agar bisa keluar dari rasa “kalah” dari orang lain. Namun, mereka yang pernah mengalami depresi dalam hidupnya akan semakin rentan untuk merasa rendah diri.
3. Kondisi Fisik
Kondisi fisik seseorang bisa jadi pengaruh yang sangat besar untuk merasa rendah diri. Tinggi, berat badan, cara berbicara, penglihatan, bentuk wajah, serta kekuatan seseorang jadi faktor yang sering dibandingkan hingga seseorang merasa kurang dari orang lain.
4. Kesenjangan Sosial
Mereka yang hidup dalam keluarga yang memiliki status ekonomi lemah atau biasa-biasa saja cenderung hadir dengan inferiority complex. Golongan ini merasa adanya kesenjangan sosial-ekonomi ini membuatnya menjadi tidak setara dengan orang-orang yang lebih beruntung.
ADVERTISEMENT
5. Persepsi di Kalangan Masyarakat
Kebudayaan masyarakat membuat pandangan-pandangan yang kadang membuat seseorang menjadi kalah dari orang lain. Perempuan dengan pendidikan tinggi sering dianggap tidak pantas. Bisa juga status karyawan swasta yang sering dianggap lebih rendah dibanding pegawai negeri sipil (PNS).

Cara Mengatasi Inferiority Complex

Suka Menganggap Diri Rendah dari Orang Lain? Hati-Hati Inferiority Complex (52800)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi inferiority complex. Foto: Pixabay
Rasa rendah diri ini bisa diubah menjadi percaya diri dengan terapi dan pengobatan. Jika kamu mengalami inferiority complex, kamu bisa melakukan cara sebagai berikut.
Menghargai Diri Sendiri
Terapi untuk menghargai diri sendiri akan mengajak seseorang mengubah pola pikir negatif untuk sedikit demi sedikit membangkitkan nilai dalam diri. Pikiran negatif ini sering memunculkan kesimpulan dari sesuatu yang belum tentu benar adanya.
Misalnya, kamu berpikir mendapatkan sebuah pekerjaan hanya karena keberuntungan atau kebetulan seseorang tidak mau pekerjaan tersebut. Kenyataannya, bisa saja kapasitas kamu memang baik sehingga mampu mendapatkannya.
ADVERTISEMENT
Mencari Tahu Penyebab Rendah Diri
Hal yang perlu dipahami dari perasaan rendah diri ini adalah penyebab rasa ini muncul pada seseorang. Kemudian, kamu perlu melihat kekurangan menjadi sebuah sesuatu yang positif. Dengan begitu, kamu bisa mulai memposisikan diri dengan lingkungan sekitar.
Berkonsultasi dengan Ahli
Bila rasa rendah diri ini semakin menghambat dirimu untuk maju dan berkembang, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog. Psikolog akan membantu memetakan akar penyebab munculnya inferiority complex serta menggali potensi-potensi dirimu. (yrs)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020