White Day, Hari Balasan Cinta yang Tak Kalah Romantis dengan Valentine

Generasi Milenial
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain hari Valentine, ternyata ada juga, lho, tradisi perayaan cinta lainnya di Asia Timur seperti China, Jepang, dan Korea Selatan yang dikenal dengan nama White Day.
White Day ini dirayakan satu bulan setelah Valentines Day tepatnya setiap 14 Maret. Kamu mungkin pernah mendengar perayaan ini dari drama korea yang kamu tonton kan?
Lalu, sebenarnya apa itu White Day? White Day adalah hari paling romantis yang dirayakan sebulan setelah hari Valentine.
Jika pada hari Valentine para wanita akan memberikan hadiah pada kekasih atau pria yang disukainya, maka pada perayaan White Day para pria yang mendapat kado Valentine akan membalas dengan memberi hadiah pada wanita yang juga ia sukai, atau sebaliknya.
Jadi, bisa dikatakan bahwa tradisi perayaan ini merupakan hari balasan atau jawaban seorang pria untuk wanita yang memberinya hadiah, atau sebaliknya. Bila seorang pria membalas hadiah tersebut pada tanggal 14 Maret, maka tandanya pria tersebut memiliki persamaan yang sama dengan si pemberi.
Biasanya, hadiah dapat berupa cokelat putih, bunga putih, atau barang bagus lainnya yang berwarna putih. Namun, kini hadiah yang bisa diberikan tidak harus serba putih.
Ada yang menyebut, White Day berasal dari Jepang di mana pada tahun 1970-an, Hari Kasih Sayang di Jepang mulai menjadi lebih populer sebagai hari libur bagi anak perempuan yang ingin menunjukkan kasih sayang kepada anak laki-laki.
Info lainnya soal White Day ini, pada tahun 1978, perayaan White Day ini pertama kali dirayakan dengan sebutan Marshmallow Day karena hadiah utama yang ditawarkan adalah sebuah marshmallow. Namun, Marshmallow Day pun diganti namanya menjadi White Day karena dinilai lebih terbuka untuk umum. (daa)
