Jejak Aksara - Menjelajah Dunia Lewat Bacaan

Mahasiswa KKN BBK6 Universitas Airlangga
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari BBK 6 Genteng Wetan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Genteng Wetan, Banyuwangi (27 Juli 2025) – Mahasiswa KKN bersama PERPUSNAS menyelenggarakan kegiatan perlombaan mengulas buku bagi siswa kelas 4 SD di Balai Desa Genteng Wetan dengan tema kegiatan, yaitu Jejak Aksara (Menjelajah Dunia Lewat Bacaan). Acara ini merupakan sebuah program kerja dalam bentuk apresiasi literasi kepada para siswa dengan tujuan untuk menumbuhkan minat baca sekaligus membangun budaya literasi yang di kalangan anak-anak SD di Desa Genteng Wetan.
Acara ini merupakan sebuah kompetisi dengan para peserta dari SDN 1, 3, 4, dan 5 Genteng Wetan. Adapun Jejak Aksara diselenggarakan bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah ekspresi dan pembelajaran bermakna agar para siswa memahami bahwa membaca dan menulis merupakan sumber inspirasi dan kreativitas dari para siswa.
“Kami ingin menumbuhkan minat baca kepada semua orang, dalam hal ini anak-anak bahwasannya membaca merupakan sumber dari pengetahuan sehingga dapat melatih kesukaan untuk membaca,” ungkap salah satu juri.
Dengan terselenggaranya Jejak Aksara, panitia berharap para siswa semakin terdorong untuk terus membaca, menulis, dan berbagi ide. Program ini juga diharapkan menjadi fondasi awal dalam pembentukan literasi anak-anak Desa Genteng Wetan, sekaligus memberi contoh nyata bagi kegiatan kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan bagi para siswa secara berkelanjutan.
Mengapa Jejak Aksara Penting?
Jejak Aksara membuka kesempatan bagi siswa kelas 4 SDN 1, 3, 4, dan 5 Desa Genteng Wetan untuk menunjukkan bahwa membaca buku merupakan pintu gerbang bagi para pembaca untuk meningkatkan kreativitas dan rasional dalam berpikir sehingga dapat mendorong minat baca dan menanamkan kecintaan pada literasi yang dimulai dari langkah kecil.
Dua Menit Baca, Lima Menit Bicara
Ketentuan kompetisi yang mengharuskan peserta berpikir cepat, yaitu 30 menit membaca buku, 25 menit menulis hasil ulasan, dan 5 menit mempresentasikan hasil ulasan sehingga melatih para peserta dalam ketangkasan berpikir dengan berfokus pada inti cerita dalam menyusun argumennya secara ringkas dan tepat.
Langkah Kecil, Dampak Berkelanjutan
Jejak Aksara membuktikan bahwa lomba baca-ulasan sederhana dapat membangun budaya literasi kuat di sekolah dan desa. Pengalaman ini bukan hanya momen sekali jalan, melainkan fondasi pendidikan bermutu sesuai SDGs 4 yang inklusif dan mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat. Dengan inspirasi yang tercipta, Desa Genteng Wetan siap melangkah lebih jauh dalam pemberdayaan literasi anak-anaknya.
