Konten dari Pengguna

KKN BBK 6 UNAIR Hadirkan “PAKET SEHAT” untuk Cegah Stunting di Genteng Wetan

BBK 6 Genteng Wetan

BBK 6 Genteng Wetan

Mahasiswa KKN BBK6 Universitas Airlangga

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari BBK 6 Genteng Wetan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto bersama kader posyandu Genteng Wetan dan tim KKN BBK 6 UNAIR (Sumber:Penulis)
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama kader posyandu Genteng Wetan dan tim KKN BBK 6 UNAIR (Sumber:Penulis)

Genteng Wetan, Banyuwangi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 6 Universitas Airlangga sukses menggelar program unggulan bertajuk PAKET SEHAT (Pelatihan Kader Terampil Sehat) di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Program ini menyasar kader posyandu sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.

Program yang menjadi bagian dari bidang garap kesehatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman kader tentang malnutrisi, pentingnya pemenuhan gizi seimbang, serta peran penting posyandu dalam memantau tumbuh kembang anak.

Kegiatan berlangsung pada 16 Juli 2025 di Balai Desa Genteng Wetan dan diikuti oleh 24 kader kesehatan dari berbagai posyandu. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi edukatif tentang stunting, dilengkapi dengan media pembelajaran berupa buku modul “GEMATI (Gerakan Masyarakat Cegah Stunting)” yang dirancang dengan pendekatan berbasis lokal agar mudah diterapkan di masyarakat.

Pemaparan Materi Pencegahan Stunting Kepada Kader (Sumber:Penulis)

Menariknya, pelatihan diselingi dengan permainan edukatif seperti “Eatbulaga” dan kuis interaktif untuk memperkuat pemahaman kader dalam suasana menyenangkan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam diskusi dan hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 96% berdasarkan perbandingan pre-test dan post-test.

Bermain Games Eatbulaga (Sumber:Penulis)

“Melalui pendekatan edukatif, kontekstual, dan partisipatif, kami berharap kader bisa menjadi agen perubahan dalam pencegahan stunting, mulai dari lingkungan terdekat mereka,” ungkap tim KKN BBK 6.

Diharapkan, program ini mampu menciptakan dampak jangka panjang dan berkontribusi pada pencapaian SDG’s poin ke-3, yaitu Good Health and Well-Being, dengan menciptakan kader yang terlatih dan siap berperan aktif dalam mengatasi isu gizi dan kesehatan anak di tingkat desa.