Konten dari Pengguna

KKN UPI Bandan Hurip Lampung: Cat BeCool Jadi Inovasi Adaptasi Pemanasan Global

Ghaza Fawwaz Ijlali Permana

Ghaza Fawwaz Ijlali Permana

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ghaza Fawwaz Ijlali Permana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Musholla RT. 05 Dusun Harapan Mulya setelah dilakukan pengecatan atap pada Selasa, 29 Juli 2025. Foto: Ghaza Fawwaz
zoom-in-whitePerbesar
Musholla RT. 05 Dusun Harapan Mulya setelah dilakukan pengecatan atap pada Selasa, 29 Juli 2025. Foto: Ghaza Fawwaz

Lampung Selatan — Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) 2025. Program KKN Berdampak UPI di Lampung Selatan ini hadir sebagai inovasi nyata dan bagian dari KKN yang mengusung tema “Dari Desa untuk Dunia: BeCool sebagai Gerakan Adaptasi Iklim Global”, dengan fokus utama pada penanganan dampak Climate Change dan pemanasan global.

Inovasi utama yang dihadirkan adalah pengecatan atap bangunan menggunakan cat BeCool yang memiliki reflektansi surya tinggi (SRI 106). Cat ini mampu memantulkan sebagian besar panas matahari, sehingga mengurangi panas yang terserap atap dan membuat suhu ruangan lebih nyaman tanpa ketergantungan pada pendingin udara. Produk ini merupakan inovasi dari Laboratorium Sains, Teknologi, dan Material Bangunan UPI.

Di Desa Bandanhurip, pengecatan difokuskan pada bangunan komunitas seperti PAUD, mushola, lokasi pengajian, dan ruang pertemuan warga. Pemilihan bangunan mempertimbangkan intensitas aktivitas warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas. Proses pelaksanaan dimulai dari penentuan bangunan, pemasangan alat pemantauan suhu dalam dan luar ruangan, pengecatan atap secara gotong royong, hingga pengukuran suhu setelah pengecatan.

Bangunan PAUD Nurul Iman Desa Bandan Hurip sebelum dilakukan pengecatan (Kiri) dan setelah pengecatan atap (Kanan). Foto: Ghaza Fawwaz

Koordinator program, Fairuz, mengatakan, “Program BeCool ini hadir sebagai jawaban nyata dari kampus untuk permasalahan iklim seperti pemanasan global. Cat atap ini diterapkan pada bangunan komunitas sehingga masyarakat dapat merasakan kebermanfaatannya secara langsung.”

Manfaat program ini juga dirasakan oleh warga. “Setelah pengecatan terasa adem. Kondisi ruangan jadi enak, tidak terlalu panas. Terima kasih sudah mempercayakan PAUD kami untuk pengecatan dari UPI,” ujar Bunda Tami, Guru PAUD Nurul Iman. Ia berharap program ini dapat berlanjut dengan menyasar rumah-rumah warga.

Bunda Tami, Guru PAUD Nurul Iman Desa Bandan Hurip saat sesi wawancara mengenai pengecatan atap menggunakan BeCool pada Jumat, 15 Agustus 2025. Foto: Ghaza Fawwaz

Selain program utama, tim KKN Berdampak UPI 2025 Desa Bandanhurip juga menggelar kegiatan peningkatan minat belajar anak dan remaja, seperti Peer Guidance (Bimbingan Teman Sebaya) Gen Z Bandan Hurip, Ruang Aman untuk Semua di Sekolah, Berkelana bersama TPA dan PAUD, pemetaan UMKM, pemetaan tematik desa, serta program Ruang Dengar.

Dengan menggabungkan inovasi dan pengabdian, KKN Berdampak UPI 2025 diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi dampak pemanasan global dan meningkatkan minat belajar generasi muda di Desa Bandan Hurip.