KKN MIT 22 Posko 005 Sosialisasi dan Edukasi Cegah Gigi Berlubang Sejak Dini
Tulisan dari Ghefira Nur Maulani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

SEMARANG — Menjaga kesehatan gigi dan mulut perlu dibiasakan sejak usia dini. Hal tersebut menjadi perhatian mahasiswa KKN MIT (Mandiri Inisiatif Terprogram) Posko 005 UIN Walisongo Semarang yang berkolaborasi dengan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Gigi yang dilaksanakan di MI Mendiro, Dusun Mendiro, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (15/8/2026).
Edukasi Kesehatan Gigi Disampaikan Secara Interaktif
Kegiatan yang diikuti oleh 43 siswa yang terdiri dari kelas 2A dan 2B tersebut yang bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut serta cara menyikat gigi yang benar. Edukasi ini bertujuan agar dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN MIT Posko 005 menghadirkan Nandini Dwi Wahyu Wijayanti A. Amd.Keb., sebagai pemateri. Materi disampaikan secara interaktif di dalam kelas dengan membahas berbagai hal mendasar mengenai kesehatan gigi dan mulut. Para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi, kebiasaan menyikat gigi yang tepat, serta waktu yang dianjurkan untuk menyikat gigi.
Selain itu, siswa juga dikenalkan dengan berbagai jenis makanan dan minuman yang dapat meningkatkan risiko gigi berlubang apabila dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi dengan kebersihan gigi yang baik. Pemateri turut menjelaskan pentingnya gosok gigi sebanyak 2 kali dalam sehari sebagai salah satu upaya untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Demonstrasi Teknik Menyikat Gigi yang Benar
Tidak hanya mendapatkan materi, para siswa juga diajak untuk mempraktikkan secara langsung cara menyikat gigi yang benar agar pengetahuan yang telah disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum kegiatan berlangsung, setiap siswa telah diarahkan untuk membawa perlengkapan pribadi berupa gelas, sikat gigi, dan pasta gigi. Dengan membawa perlengkapan masing-masing, kegiatan praktik dapat dilakukan secara bersama-sama dengan tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan siswa.
Praktik Menyikat Gigi Bersama di Lapangan Sekolah
Setelah sesi pematerian dan demonstrasi di dalam kelas selesai, kegiatan dilanjutkan di lapangan sekolah. Para siswa kemudian mempraktikkan cara menyikat gigi sesuai dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan oleh pemateri. Praktik secara langsung tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan karena siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat menerapkannya secara langsung.
Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti rangkaian kegiatan. Mereka mengikuti penjelasan yang diberikan serta turut mempraktikkan gerakan menyikat gigi dengan perlengkapan yang telah dipersiapkan masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang mengikuti kegiatan, mahasiswa KKN MIT Posko 005 juga memberikan hadiah. Pemberian hadiah tersebut menjadi penutup atas partisipasi siswa selama kegiatan edukasi berlangsung.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN MIT Posko 005 berharap edukasi kesehatan gigi dan mulut tidak berhenti hanya pada kegiatan sosialisasi saja, namun juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga kesehatan gigi dan mulut itu penting untuk dibiasakan sejak dini. Dengan menyikat gigi menggunakan cara yang benar dan dilakukan secara rutin sehari 2 kali, di waktu pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur, hal ini dapat menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta mulut,” jelas Andini.
Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi dengan cara dan waktu yang tepat diharapkan dapat menjadi bagian dari pola hidup bersih dan sehat para siswa dan siswi. Kegiatan edukasi kesehatan gigi di MI Mendiro menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan pengetahuan kesehatan dasar kepada anak-anak di lingkungan Desa Kalongan. Dengan mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini, siswa diharapkan semakin sadar bahwa senyum yang sehat juga berawal dari kebiasaan merawat gigi dan mulut setiap hari.

