Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Kalibata dan Keleluasaan Melanggar Saat Tidak Ada Polisi
6 November 2017 9:40 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:14 WIB
Tulisan dari Gina Yustika Dimara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Fenomena tidak tertib lalu lintas sangat sering ditemukan, salah satunya hal yang terjadi di kawasan Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan (6/11).
ADVERTISEMENT
Saat kumparan berkesempatan mengunjungi stasiun Duren Kalibata, ditemukan rambu-rambu yang tidak dipatuhi oleh pengendara sepeda motor. Tepat di depan pintu keluar Stasiun Duren Kalibata, terdapat dua persimpangan untuk setiap arah kendaraan. Namun, banyak ditemukan pengendara motor yang menerobos dan melawan arus. Padahal, sudah jelas tertera tanda “Dilarang Masuk” di setiap arus jalan.
“Kecelakaan sih ngga mbak, jarang. Tapi ya gitu rebutan ribut-ribut. Pagi rame tapi puncaknya biasanya sore tuh jam pulang kerja sampe macet banget disitu”, kata Anwar, seorang petugas commuter line Duren Kalibata.
Hal tersebut bukan hanya terjadi di depan Stasiun Duren Kalibata. Di kawasan sekitar Stasiun, tepatnya dibawah flyover Kalibata, banyak pengendara motor yang nekat melawan arus untuk memutar. Padahal, sudah disediakan tempat memutar balik khusus walaupun terletak lebih jauh.
ADVERTISEMENT

Selama pantauan kumparan selama di kawasan Stasiun Duren Kalibata, terdapat petugas DISHUB yang sedang bertugas. Namun, para pengendara motor ini dibiarkan walaupun sempat menghambat alur lalu lintas.
Menurut Pak Rudi, seorang petugas taman yang sudah terbiasa bertugas dikawasan Kalibata mengatakan bahwa hal ini sudah hal biasa yang terjadi sehari-hari.
“Udah biasa ini, tapi ya mereka menerobos kalau lagi gak ada Polisi doang. Kalau ada Polisi ya patuh udahan semua,” tutup Pak Rudi.