5 Berita Populer: Presale Avengers Doomsday; Putri Marino di Empat Musim Pertiwi

Kesuksesan presale film Avengers: Doomsday menjadi berita populer pada Kamis (10/9).
Selain itu, totalitas akting Putri Marino di film Empat Musim Pertiwi juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
1. Tak Punya Anak Biologis, Christine Hakim Bersyukur Sering dapat Peran Ibu
Aktris senior legendaris Christine Hakim kembali menunjukkan taji aktingnya lewat film adaptasi novel karya Leila S. Chudori yang berjudul Laut Bercerita. Menariknya, meski dalam kehidupan nyata dirinya tidak dikaruniai anak biologis, hal tersebut sama sekali tidak membatasi kemampuannya dalam mendalami naluri keibuan. Baginya, keterbatasan ini justru merupakan berkah tersendiri yang diberikan Tuhan agar ia bisa merepresentasikan perjuangan dan emosi mendalam para ibu di dunia nyata lewat berbagai peran di layar lebar.
Dalam film Laut Bercerita, Christine harus memerankan sosok ibu yang menanggung beban emosional luar biasa karena kehilangan anaknya, Biru Laut yang diperankan oleh Reza Rahadian. Karakter ini menuntut penggambaran harapan tanpa batas dari seorang ibu yang terus menunggu kepulangan sang buah hati. Melalui proyek garapan sutradara Yosep Anggi Noen yang dijadwalkan tayang pada 29 Oktober 2026 ini, penonton akan disuguhkan akting emosional yang siap menguras air mata.
2. Putri Marino Tolak Semua Tawaran Film demi Fokus Empat Musim Pertiwi
Totalitas tanpa batas kembali ditunjukkan oleh aktris berbakat Putri Marino demi menghidupkan karakter di film terbarunya, Empat Musim Pertiwi. Demi fokus mendalami peran sebagai Pertiwi, ia rela mengosongkan jadwalnya dan menolak seluruh tawaran proyek akting lain yang berdatangan. Karakter ini dinilai memiliki kedalaman emosi yang sangat kompleks sehingga membutuhkan komitmen penuh dan ruang batin yang sangat lapang tanpa adanya gangguan atau distraksi eksternal.
Persiapan yang dijalani Putri pun terbilang sangat intensif dan menantang. Selama dua bulan penuh, ia harus mengikuti delapan sesi workshop untuk menguasai berbagai keahlian baru mulai dari bahasa Jawa, bahasa isyarat, adegan laga, hingga latihan berkuda yang diakuinya sebagai tantangan tersulit. Film produksi Forka Films besutan sutradara Kamila Andini ini rencananya siap menyapa para pencinta sinema di bioskop mulai 8 Oktober 2026 mendatang.
3. Avengers: Doomsday Kantongi Pre-Sales Rp 877 M, 3 Bulan Sebelum Tayang
Jagat sinematik Marvel Cinematic Universe kembali membuktikan dominasinya yang tak tergoyahkan di industri hiburan global. Meskipun masih menyisakan waktu tiga bulan sebelum perilisan resminya pada 18 Desember 2026, film teranyar Avengers: Doomsday sudah berhasil mengantongi angka penjualan tiket presale yang fantastis, mencapai sekitar 50 juta dolar AS atau setara dengan Rp877 miliar di wilayah Amerika Serikat saja.
Antusiasme luar biasa dari para penonton ini dipicu oleh kembalinya sang aktor legendaris Robert Downey Jr. ke semesta Marvel. Kali ini ia melakukan comeback bukan sebagai Iron Man, melainkan sebagai karakter antagonis utama, Victor Von Doom. Selain itu, film garapan duo sutradara Anthony dan Joe Russo ini juga menghadirkan daya tarik ekstra berupa kemunculan para mutan ikonik dari era Fox, seperti kelompok X-Men, yang siap berkolaborasi dalam format layar premium super canggih teranyar, Infinity Vision.
4. Danny Boyle Akui Gunakan AI dalam Film Ink
Isu penggunaan teknologi kecerdasan buatan alias AI dalam industri perfilman global kembali memicu perdebatan hangat. Sutradara kawakan Danny Boyle baru-baru ini mengonfirmasi bahwa dirinya memanfaatkan teknologi AI selama sekitar 30 detik dalam film terbarunya yang berjudul Ink. Penggunaan AI tersebut diterapkan khusus untuk menghidupkan kembali beberapa foto dokumentasi sejarah lama serta menganimasikan gerakan kawanan tikus agar terlihat lebih realistis di ruang redaksi.
Meskipun mengakui manfaat praktis dari AI, sutradara film legendaris ini tetap menyuarakan kekhawatiran pribadinya mengenai dampak negatif teknologi ini terhadap lanskap industri kreatif dan jurnalisme. Menurutnya, penggunaan teknologi canggih ini harus diiringi dengan tanggung jawab moral yang besar, termasuk memastikan para aktor tetap mendapatkan hak bayaran yang layak jika wajah atau suara mereka digantikan oleh visual buatan AI.
5. Foo Fighters Jadi Band Pembuka AC/DC dan Isyaratkan Rencana Tur Bersama
Kabar mengejutkan datang dari kancah musik rock dunia saat grup musik legendaris Foo Fighters secara mendadak tampil sebagai penampil pembuka untuk konser raksasa AC/DC di St. Louis, Amerika Serikat. Kesempatan langka ini terwujud setelah band pembuka asli, The Pretty Reckless, terpaksa membatalkan penampilan mereka karena alasan tertentu. Sang vokalis karismatik, Dave Grohl, mengungkapkan rasa bahagianya yang luar biasa dan menganggap momen ini sebagai pencapaian impian masa kecilnya yang paling berharga.
Tampil dengan energi penuh khas mereka, Foo Fighters membawakan sepuluh lagu hits terbaik untuk memanjakan telinga ribuan penonton yang memadati stadion. Menariknya, di sela-sela penampilan energetik tersebut, Dave Grohl juga sempat melontarkan isyarat kuat mengenai adanya potensi kolaborasi tur bersama secara penuh di masa mendatang antara kedua band rock raksasa ini, yang langsung disambut dengan sorak-sorai riuh dari seluruh penonton yang hadir.
