BBK 8 UNAIR Perkuat UMKM Desa Babatkumpul Dukung SDGS 8

Mahasiswa Program Studi Destinasi Pariwisata Universitas Airlangga yang memiliki minat dalam bidang pariwisata, budaya, dan kepenulisan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Gladys Teopilus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lamongan – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga melaksanakan program PESONA UMKM (Pengenalan dan Promosi Produk Lokal UMKM) sebagai upaya meningkatkan visibilitas produk usaha mikro di Desa Babatkumpul, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 04 Agustus 2026 dan melibatkan mahasiswa BBK 8, pelaku UMKM, serta Pemerintah Desa Babatkumpul.
Program diawali dengan observasi dan wawancara kepada pelaku UMKM untuk mengidentifikasi potensi usaha serta kendala yang dihadapi, khususnya dalam aspek promosi. Berdasarkan hasil pendataan tersebut, mahasiswa menyusun media promosi berupa banner yang memuat identitas usaha dan produk unggulan, serta mendaftarkan lokasi usaha ke Google Maps untuk memudahkan masyarakat menemukan UMKM. Banner kemudian diserahkan dan dipasang di lokasi usaha agar produk lebih mudah dikenali oleh masyarakat. Selain itu, tim BBK juga membuat video promosi yang dipublikasikan melalui kolaborasi dengan akun Instagram UMKM Lamongan guna memperluas jangkauan pemasaran secara digital.
Salah satu pelaku UMKM menyambut baik kegiatan ini. "Banner ini membuat usaha kami lebih mudah dikenali pelanggan. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan tertarik membeli produk lokal kami," ungkapnya.
Melalui program PESONA UMKM, mahasiswa BBK 8 Universitas Airlangga turut mendukung pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal serta memperkuat daya saing UMKM desa. Berita ini mendukung SDGs 8: Decent Work and Economic Growth.
#SDGs8 #DecentWorkandEconomicGrowth #SDGsUNAIR #BBKUNAIR #UMKMLamongan #Babatkumpul #Lamongan
Penulis : Tim KKN BBK 8 Universitas Airlangga - Desa Babatkumpul, Kec. Pucuk, Kab. Lamongan
