Pelatihan Gemini AI Guru Matematika SMP untuk Pembelajaran dan Asesmen TKA

Mengajar di Prodi Matematika FMIPA UNSOED
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Glagah ES tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
BANYUMAS - Salah satu Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Jenderal Soedirman (PkM UNSOED) dengan skema Penerapan IPTEKS telah melaksanakan kegiatan pelatihan dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI), khususnya Gemini AI di SMP Negeri 2 Kedungbanteng, Rabu (22/07/2026). Kegiatan ini diperuntukkan bagi Guru Matematika SMP di Sub Rayon 2 Banyumas. Fokus dari kegiatan pelatihan yang diberikan adalah pemanfaatan Gemini AI dalam menyusun rancangan pembelajaran serta asesmen berbasis tes kemampuan akademik (TKA). Salah satu motivasi dari kegiatan pelatihan ini adalah keterbatasan waktu dan beban kerja yang tinggi dari profesi guru, sehingga sulit untuk mempelajari dan mengintegrasikan teknologi secara mandiri.
Kegiatan Pelatihan dihadiri oleh 5 (lima) anggota Tim PkM (Felinda A, Glagah ES, Isnu AS, Puce A, dan Lutfiah MS) dan 26 orang peserta. Pelatihan pemanfaatan Gemini AI dibuka pada pukul 13.00 WIB dengan sambutan oleh ketua MGMP Matematika Sub Rayon 2 Banyumas (Wiwit WR), perwakilan Tim PkM UNSOED, dan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kedungbanteng (Irma P). Setelah sesi pemberian sambutan, kenang-kenangan diberikan dari tim PkM UNSOED kepada MGMP Matematika SMP Sub Rayon 2 Banyumas dan SMP Negeri 2 Kedungbanteng.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi yang dibawakan oleh Glagah. Dalam pelaksanaannya, guru diberikan materi mengenai AI secara umum, cara penggunaan yang bijak, serta validasi pada bagian output AI sebelum digunakan. Selanjutnya, kegiatan pelatihan dibersamai oleh Isnu, yang memberikan tutorial penggunaan Gemini AI. Sesi ini dijalani oleh guru dengan melakukan praktik langsung dalam menyusun rancangan pembelajaran dan asesmen berbasis TKA. Isnu membagi peserta menjadi beberapa kelompok berdasarkan sub materi yang ditetapkan, dengan tujuan untuk menghasilkan luaran yang bervariasi. Selama kedua sesi tersebut, guru antusias dalam menjalani pelatihan. Guru pun aktif bertanya ketika terdapat hal yang kurang dimengerti, maupun jika terdapat kendala saat sesi praktik. Alhasil, Tim PkM dapat memberikan arahan secara objektif dan tepat sasaran yang bersesuaian dengan kendala setiap peserta.
Setelah sesi pelatihan, guru diminta untuk mengumpulkan hasil rancangan pembelajaran serta draf asesmen berbasis TKA yang telah disusun secara berkelompok. Berkas tersebut akan dijadikan dokumentasi bagi MGMP Matematika SMP Sub Rayon 2 Banyumas. Salah satu peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang sangat praktis. Meskipun tetap membutuhkan validasi, penggunaan Gemini AI terbukti mampu menghemat waktu dalam menyusun variasi soal TKA dan modul ajar, sehingga guru dapat lebih fokus pada proses pendampingan siswa di kelas.
Kegiatan pelatihan ini ditutup pada sore hari dengan pengisian evaluasi pelaksanaan PkM. Tim PkM UNSOED berharap pemanfaatan teknologi berbasis AI ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh para guru, guna meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas pembelajaran matematika di wilayah Sub Rayon 2 Banyumas.
